Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi) menggelar Festival Forsgi Jawa Barat Zona 4 dengan tema “Bermain dengan Aman, secara Sportif dan Tanamkan 29 Karakter Luhur” pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Baitul Manshurin, Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Festival tersebut diikuti generasi muda LDII kategori usia 10 dan 12 tahun dari enam wilayah, yakni Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi awal bagi pesepak bola usia dini di Jawa Barat.
Dewan Kehormatan Forsgi, H. Yayat Hernawan, dalam sambutannya memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan festival ini sebagai sarana pembentukan karakter dan mental bertanding.

“Anak-anak harus bermain dengan gembira, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kalian belajar disiplin, kerja sama, dan akhlak yang baik melalui sepak bola,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forsgi Jawa Barat, Kombes Pol. (Purn.) H. Kunto Prasetyo, menjelaskan bahwa Festival Forsgi merupakan agenda pembinaan berjenjang yang bertujuan menjaring bibit-bibit muda pesepak bola.
“Festival ini kami selenggarakan untuk menjaring talenta-talenta muda yang memiliki potensi, profesionalisme, serta karakter yang baik. Dari ajang ini akan dilakukan seleksi untuk melangkah ke tahap festival berikutnya hingga ke tingkat nasional, yaitu Piala Presiden,” jelasnya.
Pada ajang tersebut, Juara 1 kategori U10 diraih oleh FORSGI Kota Cimahi. Sementara Juara 2 ditempati FORSGI Kabupaten Bandung, dan Juara 3 bersama diraih tim FORSGI dari Kota Bandung, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.
Untuk kategori U12, susunan peraih juara menunjukkan hasil yang relatif serupa dengan kelompok U10.

Ketua Forsgi Kabupaten Bandung, Kapten Purn. Baskoro, Menurutnya, FORSGI tidak semata menitikberatkan pada penguasaan teknik bermain sepak bola, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter luhur sebagai fondasi dalam pembinaan atlet masa depan. Kegiatan pun berlangsung dengan tertib dan lancar.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari proses latihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap anak-anak tidak cepat puas, tetap rendah hati, serta terus mengembangkan kemampuan dan karakter luhur dalam setiap pertandingan,” tuturnya.

Melalui Festival Forsgi Jawa Barat Zona 4 ini, Forsgi berharap dapat melahirkan generasi pesepak bola muda yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga berakhlak mulia, sportif, dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.***




