Kabupaten Ciamis — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Ciamis menggelar Pengajian Akhir Tahun Generasi Penerus (Generus) sebagai agenda rutin yang dilaksanakan serentak oleh DPD LDII di seluruh kota dan kabupaten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional bertajuk LDII Ngaji Akhir Tahun dan Generus Menanam Pohon.
Di Kabupaten Ciamis, kegiatan tersebut mengusung tema “ALANGKAH: Allah di Setiap Langkah, Kembali ke Awal yang Barokah”.
Acara digelar di Gedung Serbaguna Baitul Munawaroh, Sindangrasa, dan diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari kalangan generasi penerus LDII.
Pengajian akhir tahun ini dikemas dalam bentuk pengajian dan talkshow kewirausahaan dengan tema “Jadikan Usaha sebagai Alat Ibadah dan Mencari Pahala”.
Materi disampaikan oleh Taqiy Akbar Ghaniyyah, Founder Bakkar Fried Chicken dan Nyeblak Sewajan, yang membagikan pengalaman membangun usaha dengan fondasi niat ibadah dan profesionalitas.
Dalam pemaparannya, Taqiy menegaskan bahwa kesuksesan usaha yang ia jalani tidak semata-mata ditentukan oleh modal besar atau pemahaman bisnis sejak awal.
“Saya bisa menjalankan usaha ini bukan karena sudah mengerti bisnis dari awal atau punya banyak modal, tetapi karena niat yang benar, profesionalitas, dan tentunya pertolongan Allah,” ujarnya.
Taqiy juga memberikan panduan praktis bagi generasi muda yang ingin memulai usaha namun masih merasa ragu.
Ia menyebutkan empat prinsip awal yang perlu dimiliki, yakni memulai dari masalah, memanfaatkan apa yang dimiliki, memulai sendiri tetapi tidak berjalan sendirian, serta tidak menunggu modal besar.
Selain itu, ia menekankan empat modal utama dalam berwirausaha.
Pertama, meluruskan niat, karena niat yang baik akan menjadikan setiap usaha bernilai ibadah.
Kedua, terus belajar, mengingat akses ilmu saat ini semakin terbuka luas.
Ketiga, konsisten dan tahan banting, agar usaha mampu bertahan menghadapi tantangan.
Keempat, berserah diri kepada Allah, dengan memperbanyak doa dan menyerahkan hasil akhir kepada Allah SWT.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Ciamis, Dindin Muldiana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai pengajian akhir tahun ini sangat strategis dalam membekali generasi penerus LDII dengan pemahaman kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Melalui kegiatan ini, generasi penerus LDII, khususnya di Kabupaten Ciamis, diharapkan memiliki pemahaman bahwa usaha bukan hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga dapat dijadikan sebagai sarana ibadah dan mencari pahala, sehingga rezeki yang diperoleh menjadi barokah,” pungkasnya.***






