LDIIKABBANDUNG.OR.ID — Kontingen generasi penerus (Generus) gabungan PC LDII Margaasih dan PC LDII Margahayu berhasil meraih gelar Juara Umum pada Festival Olahraga dan Seni Tri Sukma (FORSTRI) 2026 yang digelar di Kompleks Pondok Pesantren Baitul Amal, Kabupaten Bandung, pada 20–21 Juni 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui berbagai cabang perlombaan yang diikuti peserta usia PAUD hingga sekolah dasar dari sejumlah PAC dan PC LDII di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Bandung. Sekitar 80 peserta Generus didampingi ustaz, ustazah, dan para pembimbing mengikuti kegiatan tahunan hasil kolaborasi DPD LDII Kabupaten Bandung dan Yayasan Trisukma Boarding School tersebut.
FORSTRI menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui pendekatan olahraga, seni, dan pendidikan karakter. Berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari adzan, pidato, baca puisi, cerdas cermat, menggambar, mewarnai hingga futsal.
Selain meraih gelar Juara Umum, kontingen Margaasih-Margahayu juga sukses meraih Juara 1 futsal serta penghargaan pencetak gol terbanyak (Top Scorer) yang diraih Muhammad Arkan Virendra dari PAC LDII Mekarrahayu.
Penasehat PC LDII Margaasih, H. Lilik, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan buah dari kekompakan, kerja sama, serta pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh orang tua, guru ngaji, pembimbing, dan seluruh warga LDII.
“Prestasi ini merupakan hasil dari rukun, kompak, dan kerja sama yang baik dalam jamaah. Semoga menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembimbing, pelatih, pendamping, dan orang tua yang telah mendukung proses pembinaan generasi penerus hingga berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
FORSTRI Tanamkan Nilai Karakter Luhur

Ketua Kontingen FORSTRI PC LDII Margaasih sekaligus manajer tim futsal, Yazid Hadiyanto, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan, melainkan menanamkan nilai-nilai karakter luhur kepada generasi penerus sejak usia dini.
Menurutnya, setiap proses latihan dan pembinaan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mandiri sebagaimana visi pembinaan Generus LDII.
“Kegiatan ini bukan sekadar soal hasil atau juara. Yang lebih penting adalah proses menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Adapun prestasi yang diraih menjadi bonus sekaligus penyemangat dalam pembinaan,” katanya.
Ia menjelaskan, keberhasilan pembinaan generasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara orang tua, guru, ulama, pengurus organisasi, dan seluruh warga LDII.
Dominasi Berbagai Cabang Lomba
Keberhasilan meraih Juara Umum tidak lepas dari capaian para peserta pada berbagai cabang lomba.
Pada cabang Cerdas Cermat, tim yang diperkuat Naya Khaira Syawala, Naura Ahira Fadillah, dan Farhan Hafidz Dzulfadly berhasil meraih prestasi terbaik.
Di cabang seni, Reysi Dylan Tavania meraih Juara 1 Menggambar, sedangkan Davin Rashad Alfarizi meraih Juara 1 Mewarnai.
Pada lomba puisi, Kayyis Aura Nur Fadillah meraih Juara 2 dan Farras Hasna Shadiqa meraih Juara 3. Sementara pada cabang pidato, Lubna Arifah berhasil meraih Juara 1 dan Izza Khumayratus Sholikhah meraih Juara 3.
Prestasi juga ditorehkan pada cabang futsal. Selain membawa timnya menjadi juara, Muhammad Arkan Virendra sukses meraih penghargaan Top Scorer FORSTRI 2026.
Tim futsal kontingen Margaasih-Margahayu diperkuat Muhammad Arkan Virendra, Muhammad Diaz Ibrahim Mufid, Akhdan Fadel Nurazizan, Nirwa Tahta Alfarisi, Emery Zain Hamizan, Farhan Hafidz Dzulfadly, Muhammad Dzaky Ardhani, Hanan Akbar Bagasdity, Muhammad Arthur Oliverio Al-Anbiya, Gilbran Satrio Ibrahim, dan Muhammad Arvinza Zafir Alfaiz.
Selaras dengan Tri Sukses Generus
FORSTRI merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk mendukung program pembinaan Generus LDII melalui konsep Tri Sukses Generus, yakni berakhlakul karimah, alim-fakih, dan mandiri.
Melalui kegiatan olahraga dan seni, peserta tidak hanya dilatih mengembangkan bakat dan kemampuan, tetapi juga dibiasakan bersikap disiplin, sportif, percaya diri, serta mengamalkan nilai-nilai karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Prestasi Juara Umum FORSTRI 2026 yang diraih kontingen gabungan PC LDII Margaasih dan PC LDII Margahayu menjadi bukti bahwa pembinaan karakter yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus memiliki nilai-nilai moral yang kuat.

Kontributor: Muhkhamim






