Jatinangor — Himpunan Pendidik Bandung Raya menggelar Training of Trainer (ToT) Diklat Kepala Sekolah bagi satuan pendidikan di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Bandung Raya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (28/12/2025) di Kantor Sekretariat DPW LDII Jawa Barat, Graha Aulia, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah, baik dari aspek manajerial, sosial, kepribadian, maupun kepemimpinan pembelajaran, agar mampu menjalankan peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan sekolah masing-masing.
Ketua Himpunan Pendidik Bandung Raya, Ade Rukmanto, mengatakan bahwa Diklat Kepala Sekolah ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
“Melalui teori dan praktik yang diberikan, kami berharap para peserta dapat menjadi kepala sekolah yang profesional, sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” ujar Ade.
Ia menambahkan, kegiatan ToT ini juga menjadi langkah awal untuk mencetak trainer-trainer muda di bidang pendidikan.
Para peserta diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menyebarluaskan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada satuan pendidikan lain, khususnya di lingkungan LDII.
“Ke depan, para peserta diharapkan bisa menjadi agen perubahan dan narasumber pelatihan di sekolah-sekolah lain,” katanya.
Sementara itu, Trainer Pendidikan, Tutik Sumiati, menilai antusiasme peserta cukup tinggi selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, para kepala sekolah menunjukkan kesiapan dan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri.
“Respons peserta sangat baik. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah adalah kunci utama kemajuan pendidikan,” ujar Tutik.
Namun demikian, Tutik menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tidak cukup hanya melalui satu kali pelatihan.
Ia menilai pendampingan berkelanjutan tetap diperlukan agar implementasi di lapangan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Pendampingan lanjutan penting agar praktik baik yang diperoleh dari pelatihan ini benar-benar diterapkan dan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, LDII bersama Himpunan Pendidik Bandung Raya menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya pendidik.


Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya sekolah-sekolah yang adaptif, berdaya saing, serta berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.***









