Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kota Cimahi menuntaskan Liga Sahabat LDII Kota Cimahi 2025–2026 melalui babak final yang digelar di Lapangan Bola Saptamarga Pusdikjas, Baros, Minggu (8/2/2026).
Kompetisi sepak bola yang diikuti 12 majelis taklim ini menjadi sarana pembinaan karakter pemuda melalui olahraga.

Asisten Daerah II Kota Cimahi, Drs. Achmad Nuriana, MM, yang mewakili Wali Kota Cimahi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Liga Sahabat LDII sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga sekaligus membangun generasi muda yang sehat dan berkarakter.
“Ini peran nyata masyarakat untuk mewujudkan Indonesia sehat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.
Nuriana menambahkan, sekitar 25 persen penduduk Kota Cimahi merupakan anak muda berusia 16–30 tahun. Karena itu, penguatan karakter generasi muda dinilai menjadi faktor penting dalam pembangunan daerah.
“Karakter pemuda inilah yang diharapkan dapat berperan lebih besar dalam pembangunan, khususnya di Kota Cimahi,” katanya.

Ketua DPD LDII Kota Cimahi, Ir. Dwi Hartono, menyampaikan bahwa Liga Sahabat LDII diselenggarakan secara swadaya oleh Bidang Pemuda, Kepanduan, Olahraga, Seni, dan Budaya (PKOSB).
Ia menegaskan, LDII akan terus menyelaraskan program kegiatannya dengan program prioritas Pemerintah Kota Cimahi pada 2026.
“Kami akan menyesuaikan arah program LDII dengan prioritas pembangunan Kota Cimahi,” ucapnya.
Apresiasi juga disampaikan Anggota DPRD Kota Cimahi Fraksi Golkar, Agung Rohana Shidiq, S.H., LL.M.
Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan komitmen LDII sebagai organisasi kemasyarakatan dalam pembinaan pemuda.
“Kami berharap kegiatan positif seperti ini bisa menjadi contoh bagi lembaga lainnya,” katanya.
Menurut Agung, pemuda memegang peran kunci dalam mewujudkan visi Kota Cimahi yang maju dan mantap menuju Generasi Emas 2045.
“Tonggak utama Generasi Emas adalah pemuda. Karena itu, pembangunan karakter harus dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.
Babak final Liga Sahabat LDII menghasilkan Majelis Taklim Al-Mukaromah sebagai juara kategori senior, sementara kategori junior dimenangkan Majelis Taklim Pondok Pesantren Baitul Izzah. Perwakilan tim menilai ajang ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga memperkuat kekompakan, sportivitas, dan kerukunan antarwarga.

Liga Sahabat LDII sendiri memiliki enam tujuan utama, yakni menyalurkan minat dan bakat sepak bola, membina sportivitas dan disiplin generasi muda, menanamkan 29 Karakter Luhur LDII, mempererat ukhuwah, mendukung masyarakat sehat jasmani dan rohani, serta meningkatkan peran aktif LDII dalam kegiatan kemasyarakatan di Kota Cimahi.***





