JATINANGOR — Partisipasi warga LDII Jawa Barat dalam pelaksanaan ibadah kurban Iduladha 1447 Hijriah menunjukkan skala yang besar.
Berdasarkan data sementara dari 26 dari 27 DPD kabupaten/kota, termasuk DPD LDII Kabupaten Bandung—jumlah hewan kurban yang disiapkan mencapai 3.110 ekor sapi, 3.597 ekor kambing, serta 1 ekor kerbau, dengan estimasi nilai ekonomis sekitar Rp76,13 miliar.
Besarnya jumlah tersebut mencerminkan tingginya semangat beribadah, budaya gotong royong, sekaligus kepedulian sosial warga dalam menyambut Hari Raya Iduladha tahun ini.
Di tingkat wilayah, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Barat menggelar penyembelihan hewan kurban secara gotong royong di Graha Aulia Jatinangor (GAJ), Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran pengurus sebagai bentuk kebersamaan sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
Ketua DPW LDII Jawa Barat, H. Dicky Harun, mengajak seluruh pengurus terlibat sejak awal pelaksanaan agar proses penyembelihan hingga distribusi daging berjalan optimal.
“Dari kita, oleh kita, dan untuk kita yang hadir,” ujarnya.
Menurutnya, kelancaran proses distribusi daging kurban sangat ditentukan oleh kekompakan para pengurus dan peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Cepat atau lambatnya pembagian sangat bergantung kepada kebersamaan dan gotong royong kita,” katanya.
Selain dibagikan kepada masyarakat, sebagian daging kurban juga disalurkan kepada para pembina sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi.
Data sementara juga menunjukkan pelaksanaan salat Iduladha warga LDII Jawa Barat tersebar di 413 titik.
Angka tersebut memperlihatkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah secara serentak di berbagai daerah.
Berdasarkan estimasi rata-rata harga hewan kurban, yakni sapi Rp21 juta per ekor, kambing Rp3 juta per ekor, dan kerbau Rp30 juta, nilai ekonomis kurban sapi mencapai sekitar Rp65,31 miliar, kambing Rp10,79 miliar, serta kerbau Rp30 juta.
DPW LDII Jawa Barat berharap momentum kurban tidak berhenti sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga memperkuat solidaritas, kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui budaya berbagi kepada sesama.***







