Kecamatan Paseh — Sebanyak 37 generasi muda usia pra nikah mengikuti kegiatan Pengajian Usia Mandiri (Usman) yang digelar PC LDII Kecamatan Paseh pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan berlangsung di Cipedes, tepatnya di Masjid Nurul Huda, dan diikuti peserta dari PC LDII Paseh, PC LDII Majalaya, serta PC LDII Solokanjeruk.
Pengajian Usia Mandiri merupakan program pembinaan generasi penerus LDII usia 20 tahun ke atas untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang pernikahan.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali kesiapan mental, karakter, serta ilmu agama sebagai fondasi memasuki jenjang rumah tangga sekaligus mencegah pergaulan bebas.
Bekal Ilmu Hadapi Pernikahan
Muhammad Arif Ketua PC LDII Paseh menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari ujian sekaligus pembinaan pranikah.
“Alhamdulillah, pada pelaksanaan kali ini kami mengadakan pengajian usia mandiri atau pranikah. Kami memberikan ilmu-ilmu tentang bagaimana menghadapi pernikahan, sehingga generasi penerus memiliki bekal saat memasuki jenjang tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para generasi muda mengikuti materi dengan penuh perhatian dan suasana yang hangat.
“Alhamdulillah mereka sangat antusias dan terlihat senang menerima materi yang kami sampaikan. Insyaallah kegiatan seperti ini akan kami laksanakan secara rutin pada bulan-bulan berikutnya,” katanya.




Pererat Silaturahmi Antar-PC
Selain pembekalan materi bab pernikahan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar generasi penerus dari tiga kecamatan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan penyampaian materi, serta nasihat penutup dari Muhammad Arif.
Pada kesempatan itu, panitia turut mengundang generasi penerus dari PC Majalaya dan PC Solokanjeruk. Momentum menjelang Ramadan dimanfaatkan untuk membangun keakraban dan saling mengenal lebih dekat.
“Harapan kami, generasi penerus tetap semangat mencari ilmu, baik ilmu dunia maupun akhirat. Dengan dibarengi ilmu agama, mereka bisa menjaga diri dari kemaksiatan yang saat ini jamak terjadi,” tutur Muhammad Arif.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah makan bersama sebagai bentuk penguatan kebersamaan antara peserta dan pengurus.




Melalui program Usman ini, PC LDII Paseh berharap generasi muda memiliki kesiapan lahir dan batin, sehingga alih-alih hanya berorientasi pada pencarian jodoh, mereka lebih dulu menyiapkan karakter dan tanggung jawab sebagai calon kepala maupun ibu rumah tangga.***








