Jakarta (29/7/2025) — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menerima bantuan mobil operasional dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), bekerja sama dengan LAZNAS PPPA Darul Qur’an, dan diserahkan secara langsung di Kantor DPP LDII, Senayan, Jakarta.
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Ia menilai bahwa mobil operasional ini sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan sosial dan dakwah LDII, “Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal karena dana yang digunakan adalah dana umat. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” tegasnya.
KH Chriswanto juga mengapresiasi peran aktif BPKH dan Komisi VIII dalam mendorong program sosial dan kemasyarakatan, serta komitmen LDII untuk terus mendukung program pemerintah seperti layanan kesehatan gratis dan pencegahan stunting.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menjelaskan bahwa DPR RI memiliki tanggung jawab dalam memastikan dana umat, khususnya dana haji, dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan.
“Kami mendorong agar semua program sosial dan keagamaan berjalan baik, baik secara operasional maupun pendanaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud dari kolaborasi antara DPR RI, BPKH, dan LAZNAS PPPA Darul Qur’an dalam mendukung kesejahteraan umat, “Semua mobil operasional sudah lengkap dengan surat-surat dan akan digunakan untuk pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Direktur Utama LAZNAS PPPA Darul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, menyampaikan bahwa lembaganya telah menjadi mitra resmi BPKH sejak akhir 2020.
Tahun ini merupakan tahun kelima kemitraan dalam program kemaslahatan, dan pihaknya siap terus menjalin sinergi untuk kebermanfaatan umat.
LDII Apresiasi Bantuan Mobil Operasional dari Komisi VIII DPR RI dan BPKH


Adapun mobil operasional yang disalurkan akan digunakan untuk berbagai kebutuhan sosial, di antaranya sebagai mobil layanan dakwah Yayasan Raudah Ajyal Asshalihin, kendaraan operasional Pondok Pesantren Darul Falah, mobil jenazah Yayasan Khulafaa’urroosyidiin, serta ambulans untuk Kelurahan Sidorejo, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.***








