Kabupaten Bandung — Pengurus bidang Komunikasi, Informasi, dan Masyarakat (KIM) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Bandung mulai mengoptimalkan fitur WhatsApp Channel sebagai sarana penyebaran informasi dan update kegiatan organisasi hingga tingkat PC dan PAC.
Ade Truna selaku pengelola Kanal Berita LDII Kabupaten Bandung, menyebutkan, pemanfaatan kanal WhatsApp menjadi strategi digital untuk mempercepat distribusi informasi kegiatan, mulai dari pengajian, pelatihan jurnalistik, hingga program pembinaan generasi muda di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Komunikasi Lebih Tertib dan Terpusat
Melalui WhatsApp Channel, informasi resmi LDII dapat disampaikan tanpa tercampur dengan percakapan grup. Fitur ini muncul di tab “Pembaruan” sehingga terpisah dari chat pribadi maupun grup keluarga.
KIM LDII Kabupaten Bandung menilai, sistem siaran satu arah ini membantu menjaga akurasi informasi sekaligus meminimalkan miskomunikasi. Pengikut tetap dapat memberikan respons melalui reaksi emoji atau jajak pendapat, tanpa membuka ruang percakapan bebas yang berpotensi menimbulkan distorsi pesan.
Privasi Lebih Terjaga
Keunggulan lain dari WhatsApp Channel adalah perlindungan privasi. Nomor telepon admin maupun pengikut tidak ditampilkan secara terbuka. Hal ini dinilai penting dalam menjaga keamanan data anggota serta simpatisan LDII yang mengikuti kanal tersebut.
Dengan sistem ini, KIM LDII Kabupaten Bandung dapat membangun pusat informasi digital yang aman, cepat, dan mudah diakses warga LDII di seluruh wilayah.
Mendukung Transformasi Digital Organisasi
Optimalisasi kanal WhatsApp menjadi bagian dari transformasi digital LDII Kabupaten Bandung dalam memperkuat literasi media dan penyebaran informasi berbasis teknologi.
Ke depan, KIM LDII Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus memperbarui konten secara berkala, menghadirkan laporan kegiatan PC dan PAC, serta memperluas jangkauan dakwah dan edukasi melalui platform digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
TAHUKAH ANDA? Peluncuran global fitur WhatsApp Channel oleh Meta Platforms pada 13 September 2023 dilakukan di 150 negara, termasuk Indonesia. Fitur ini memungkinkan komunikasi satu arah dari organisasi kepada para pengikutnya secara lebih terstruktur dan terpusat.









