Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulsel, Jumat (14/2/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Sulsel ini bertujuan memperkenalkan pengurus baru serta menyampaikan program kerja LDII Sulsel untuk tahun 2025.Plt.
Kepala Kesbangpol Sulsel, Ansyar, SSTP, MAP, didampingi jajaran pejabat terkait, menyambut baik inisiatif LDII dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah.
Ketua DPW LDII Sulsel, Asdar Mattiro, SSos, MIKom, menegaskan komitmen LDII dalam berkontribusi bagi pembangunan nasional melalui delapan klaster pengabdian, yang meliputi wawasan kebangsaan, pendidikan, ekonomi syariah, hingga energi baru terbarukan.
LDII Sulsel Siap Bersinergi dengan Pemerintah

Dalam audiensi ini, Asdar Mattiro menyampaikan bahwa LDII Sulsel akan terus mendukung program-program pemerintah, terutama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Delapan klaster pengabdian LDII menjadi pedoman dalam memberikan manfaat bagi bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kesbangpol Sulsel, Ansyar, mengapresiasi peran LDII yang berkontribusi dalam pembinaan generasi muda dan penguatan persatuan bangsa.
“Kami berharap LDII terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulsel,” tuturnya.
Delapan Klaster Pengabdian LDII untuk Bangsa
1) Wawasan Kebangsaan – Memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan nasional.
2) Keagamaan – Mendorong pemahaman Islam yang moderat dan toleran.
3) Pendidikan – Meningkatkan kualitas pendidikan berbasis karakter.
4) Ekonomi Syariah – Mengembangkan koperasi, UMKM, dan kewirausahaan halal.
5) Ketahanan Pangan dan Lingkungan – Meningkatkan produksi pertanian dan penghijauan.
6) Kesehatan dan Herbal – Edukasi hidup sehat dan pengobatan berbasis herbal.
7) Teknologi Digital – Meningkatkan literasi teknologi dan keamanan siber.
8) Energi Baru Terbarukan – Mendorong penggunaan energi ramah lingkungan.

Audiensi ini juga membahas kolaborasi dalam berbagai kegiatan, seperti seminar wawasan kebangsaan, program peningkatan SDM, dan penguatan moderasi beragama.
Diharapkan, sinergi antara LDII Sulsel dan Kesbangpol dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.








