Sumedang (29/12) – LDII Jawa Barat melalui Forum Komunikasi Usaha Bersama (UKB) menegaskan komitmennya untuk mendorong digitalisasi dan meningkatkan sinergi antar pengusaha di wilayahnya.
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 29 Desember 2024, di Graha Aulia, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dan dihadiri sejumlah pelaku usaha LDII. Wakil Ketua LDII Jawa Barat, Achjar Nazarrudin, menyampaikan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk mencapai hasil yang maksimal.
Salah satu upaya yang ditekankan adalah transformasi dari metode konvensional menuju digitalisasi, memanfaatkan teknologi seperti platform moBaroka.
“Dengan kebersamaan dan teknologi, usaha-usaha kita bisa berkembang lebih pesat. Platform moBaroka, misalnya, menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha warga LDII. Harapannya, dari Jawa Barat kita bisa melangkah menuju pengakuan global,” ujar Achjar.
Selain itu, Ketua Biro Ekonomi, Pemberdayaan, dan Manajemen (EPM) LDII Jawa Barat, Soewanto Raharjo, mengungkapkan rencana penguatan kolaborasi antar pelaku UKB di seluruh wilayah Jawa Barat.
Langkah ini mencakup pembentukan UKB gabungan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dan integrasi usaha.
“Kami ingin hasil diskusi hari ini segera diimplementasikan di masing-masing usaha. Kolaborasi antar pengurus UKB akan menjadi modal penting agar usaha-usaha warga LDII terus berkembang dan berkontribusi positif di tingkat lokal maupun nasional,” jelas Soewanto.
Forum Komunikasi Usaha Bersama LDII Jawa Barat Dorong Digitalisasi dan Sinergi Antar Pengusaha



Melalui forum ini, LDII Jawa Barat menegaskan visinya untuk mendukung pengusaha LDII dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus memperkuat sinergi menuju keberhasilan bersama.







