Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cianjur menggelar silaturahmi dalam rangkaian program dialog lintas iman, Selasa (23/9/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting mempererat sinergi antara lembaga penegak hukum dan organisasi masyarakat keagamaan.
Rombongan LDII dipimpin Ketua DPD H. Ade Suherlan didampingi Wakil Ketua Adang Supriatna, M.Si.
Mereka diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Cianjur, Angga Insana Husri, S.H., M.H., bersama Neng Yayah Haryati, S.H., M.H., dan jajaran staf.
Dalam kesempatan itu, LDII juga menyerahkan edisi terbaru majalah Nuansa, media internal yang menjadi sarana komunikasi dan edukasi bagi pengurus serta anggota.
Kunjungan ini tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga mendukung program Kejaksaan Negeri Cianjur dalam membangun dialog lintas agama.
Pihak Kejaksaan menyampaikan rencana kunjungan ke berbagai tempat ibadah, mulai dari masjid, gereja, hingga vihara, sebagai wujud komitmen menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat majemuk.
Menanggapi hal tersebut, LDII mengusulkan agar Kejari berkenan berkunjung ke 10–15 titik, meliputi kantor DPD, PC, dan PAC LDII se-Kabupaten Cianjur.
Respons positif langsung diberikan, bahkan kunjungan perdana telah dilaksanakan pada Kamis (25/9/2025) ke tiga wilayah: Kecamatan Pacet, Sukaresmi, dan Cipanas.
Rombongan Kejari dipimpin Neng Yayah Haryati bersama enam staf Seksi Intelijen, sementara pihak LDII diwakili H. Ade Suherlan dan Wakil Ketua Kosasih, S.IP., M.Ak., yang mendampingi di lapangan.
Pertemuan tersebut diapresiasi kedua belah pihak, di mana Kejaksaan menilai kedisiplinan, keteraturan, dan semangat kebersamaan warga LDII sangat positif dalam mendukung visi masyarakat taat hukum, rukun, dan saling menghormati.
Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat terciptanya stabilitas sosial, harmoni antarumat beragama, serta peningkatan kesadaran hukum di akar rumput.
Dengan semangat kolaborasi, Kabupaten Cianjur diharapkan terus menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh toleransi.***







