Baleendah – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bandung melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Bandung pada Senin (16/3/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi dan didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Aziz Kawakibi, M.Si.
Pertemuan yang berlangsung di kantor Kemenag Kabupaten Bandung di Baleendah itu menjadi ajang perkenalan sekaligus mempererat hubungan antara LDII dengan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung yang baru, Ramlan Rustandi.
Ramlan Rustandi diketahui mulai efektif menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung sejak Februari 2026. Sebelumnya, jabatan tersebut dijalankan sementara oleh Asep Saefullah sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Pernah Berinteraksi dengan LDII Saat Bertugas di Sukabumi
Dalam pertemuan tersebut, Ramlan Rustandi menyampaikan bahwa dirinya sudah cukup mengenal kegiatan LDII sejak bertugas di wilayah Sukabumi. Ia bahkan pernah hadir dalam kegiatan LDII di wilayah Bogor pada masa pandemi Covid-19, saat digelar kegiatan vaksinasi bagi para santri.
Program vaksinasi tersebut menjadi bagian dari upaya berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, dalam mendukung percepatan vaksinasi nasional pada masa pandemi (baca: Dua Ponpes LDII Menjadi Lokasi Vaksinasi 3 Juta Santri Jawa Barat).
Menurut Ramlan, kegiatan seperti itu menunjukkan kontribusi nyata organisasi kemasyarakatan dalam membantu program pemerintah, khususnya dalam bidang kesehatan dan pembinaan masyarakat.
Paparkan Program Kolaborasi LDII dan Kemenag
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung Didin Suyadi juga memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan bersama Kementerian Agama.
Salah satunya adalah kegiatan pelatihan dai dan daiyah yang diikuti sekitar 200 peserta. Para peserta yang mengikuti program tersebut mendapatkan sertifikat pembinaan dari Kementerian Agama sebagai bentuk penguatan kompetensi dakwah di tengah masyarakat.
Selain itu, LDII juga menyelenggarakan pelatihan tilawah Al-Qur’an yang diikuti oleh 25 generasi muda (generus) dengan batas usia maksimal 30 tahun. Program tersebut bertujuan membina generasi muda agar mampu menjadi qori dan qoriah yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.
Didin menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan generasi muda dan peningkatan kualitas dakwah merupakan bagian penting dari kontribusi LDII dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di masyarakat.
Persiapan Musda VIII LDII Kabupaten Bandung

Dalam pertemuan tersebut, Didin juga menyampaikan rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Kabupaten Bandung yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026.
Musda tersebut akan menjadi forum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus merumuskan arah kegiatan LDII ke depan.
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan Musda, LDII Kabupaten Bandung juga berencana menggelar forum group discussion (FGD) yang akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Bandung.
H. Ramlan pun menyambut dengan gembira agenda Musda VIII, dirinya berharap acara bisa berjalan dengan baik dan lancar.
“Dan yang takkalah penting, pengurus bisa menindaklanjuti semua hasil yang telah dimusyawarahkan dalam Musda tersebut,” tegasnya.
Melalui forum tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LDII dengan Kementerian Agama dalam berbagai program pembinaan umat dan penguatan moderasi beragama di Kabupaten Bandung.***








