Margaasih — Kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Bandung digelar di Masjid Daarul Ma’arif, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Sabtu (21/2).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung melaksanakan kunjungan kerja sekaligus ibadah salat tarawih berjamaah bersama masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.
Selain itu, agenda Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk memastikan berbagai program pembangunan Kabupaten Bandung benar-benar dirasakan manfaatnya hingga tingkat desa.
Bupati Bandung mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Margaasih, untuk menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan.
Ia juga mendorong masyarakat agar memperbanyak amal ibadah serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Bandung.
Safari Ramadan dan Tarling di Margaasih diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi demi pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.
Perwakilan LDII yang Hadir
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kecamatan Margaasih menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 H dan Tarawih Keliling (Tarling) tersebut.
Kehadiran LDII sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang diundang menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
Dari unsur PC LDII Kecamatan Margaasih, sejumlah pengurus hadir termasuk; Budi Abriansyah, Mochamad Dinar, dan Inuy Makhi.

Partisipasi ini menunjukkan komitmen LDII dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus agenda kemasyarakatan di tingkat kecamatan.
Jaga Kondusivitas Ramadan
PC LDII Margaasih juga mengajak warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama Ramadan, memperbanyak amal ibadah, serta memperkuat semangat gotong royong.







Kegiatan Safari Ramadan dan Tarling di Desa Rahayu diharapkan terus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Bandung.***








