Rancekek — PC LDII Kecamatan Rancaekek menghadiri undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Rancaekek dalam kegiatan Bahtsul Masa’il yang membahas persoalan keagamaan aktual, dengan fokus utama pelaksanaan Sholat Jumat dan materi khutbah dalam bingkai persatuan umat.
Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Pondok Pesantren Al Kahfi, Kampung Bojongmenje, Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ketua PC LDII Rancaekek, Andi Mulya, menjelaskan bahwa forum Bahtsul Masa’il ini menjadi ruang dialog bersama antarulama, dai, dan pimpinan ormas Islam untuk menyikapi perbedaan secara bijak dan konstruktif.
“Pembahasan utama adalah pelaksanaan Sholat Jumat dan materi khutbah Jumat dalam bingkai persatuan. Bukan untuk memaksakan kehendak, melainkan menyatukan perbedaan yang ada di tengah umat,” ujar Andi Mulya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Forkopimcam Rancaekek, pengurus MUI Kecamatan, MUI desa dan kelurahan, serta para ketua dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Mathla’ul Anwar, dan LDII.

Dalam pembahasan teknis pelaksanaan Sholat Jumat, termasuk penyusunan materi khutbah, Andi Mulya menyampaikan bahwa LDII bersama DKM Masjid Al Awwabin berpedoman pada Buku Pedoman Ibadah LDII Jilid II halaman 3 hingga 36 sebagai rujukan pelaksanaan ibadah.
Ia menilai, forum Bahtsul Masa’il ini memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni antarormas Islam, khususnya di wilayah Kecamatan Rancaekek.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan MUI Kecamatan Rancaekek. Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kemaslahatan umat,” pungkasnya.***









