Apa itu Sobat SiJuMo?
Sobat SiJuMo adalah akronim dari Superhero Jawa Barat Literasi Stunting, Imunisasi, Jumantik, dan Pengawas Menelan Obat (PMO). Program ini diperkenalkan sebagai inisiatif edukasi kesehatan untuk santri dan siswa, dilengkapi dengan senter untuk pemantauan jentik serta kit edukasi tentang stunting, imunisasi, dan PMO.
Karakter Sobat SiJuMo
Sobat SiJuMo terdiri dari tiga karakter superhero:
- Juma – Melambangkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik), yang bertugas melakukan pemeriksaan, pemantauan, dan pemberantasan jentik nyamuk.
- Listi – Representasi Literasi Stunting dan Imunisasi, berperan dalam meningkatkan kesadaran dan keikutsertaan masyarakat pada program imunisasi lengkap.
- Pemo – Pengawas Menelan Obat (PMO), yang mendampingi pasien TBC untuk memastikan kepatuhan pengobatan hingga sembuh.
Misi Sobat SiJuMo
Sebagai superhero Jawa Barat, Sobat SiJuMo hadir untuk:
- Memberikan edukasi dan bantuan terkait pencegahan stunting.
- Mendukung penguatan literasi kesehatan di kalangan pelajar.
- Mendorong partisipasi aktif dalam imunisasi lengkap dan tepat waktu.
- Melakukan pemantauan kesehatan melalui program PMO.
Program ini dirancang untuk siswa/siswi tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA/sederajat yang telah mengikuti Gerakan Bersama Sobat SiJuMo.
Sobat SiJuMo bukan hanya sekadar program, tetapi juga sebuah gerakan bersama untuk membentuk generasi muda yang peduli kesehatan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman.
Terkait dengan Sobat Sijumo, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Pondok Pesantren Sumber Barokah Karawang menyelenggarakan edukasi Gerakan Bersama Sobat Sijumo dan Aksi Bergizi 2024.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/12) ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan santri melalui edukasi tentang pola hidup sehat.
KH Mustaghfirin, Pimpinan Pondok Pesantren Sumber Barokah, menegaskan bahwa kesehatan adalah aspek penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kegiatan ini memberikan manfaat besar, salah satunya adalah menumbuhkan semangat menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ia juga berharap acara ini dapat terus mengedukasi santri tentang pentingnya kesehatan, mengingat Pondok Pesantren Sumber Barokah memiliki tanggung jawab sebagai lembaga pendidikan besar.
Kepala Seksi Pondok Pesantren Kemenag Karawang, H. Dadang Hamidi, memberikan apresiasi atas inisiatif pesantren ini.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik, program ini berhasil dilaksanakan di sini. Kami bangga dengan antusiasme Pondok Pesantren Sumber Barokah dalam mendukung program nasional,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa kesehatan adalah aset penting bagi para santri sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karawang, Endang Suryadi, turut menyampaikan edukasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan stunting, serta pentingnya tablet tambah darah bagi santri.
“Edukasi ini bertujuan membekali santri dengan pemahaman tentang kesehatan sehingga mereka dapat menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang optimal,” jelasnya.
Acara ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mengedukasi para santri untuk menjalani pola hidup sehat sekaligus mendukung cita-cita besar Indonesia Emas di masa depan.









