Bandar Lampung – PC LDII Kecamatan Tanjung Karang Barat menggelar pelatihan keterampilan kreatif bagi remaja putri, awal Desember 2024. Kegiatan bertajuk “Hantaran Artistik Trendi untuk Inspirasi” atau disingkat “HATI” berlangsung di Masjid Raudlatul Firdaus, Gedung Air, Bandar Lampung.
Acara ini dirancang khusus untuk membekali remaja putri usia SMA hingga pranikah dengan keterampilan yang tidak hanya edukatif tetapi juga dapat dijadikan peluang ekonomi.
Meningkatkan Kreativitas dan Kesadaran Ekonomi Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Bendahara DPD LDII Bandar Lampung, Dadan Surahman, S.E., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan pentingnya kreativitas sebagai bekal untuk masa depan, terutama bagi generasi muda.
“Kreativitas adalah kunci untuk memanfaatkan barang-barang yang tampaknya tidak berharga menjadi sesuatu yang bernilai. Dengan sedikit inovasi, kain perca, misalnya, bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual,” ujar Dadan.
Ia juga menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya pengurangan limbah dan mendukung ekonomi berkelanjutan. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang sering dianggap tidak berguna, para peserta diajak untuk berkreasi menciptakan hantaran pernikahan yang unik dan estetik.
Kegiatan yang Mendorong Pemberdayaan Perempuan Sejak Dini
Selain memberikan pelatihan keterampilan, acara ini juga bertujuan untuk menggali potensi diri remaja putri dan membangun kepercayaan diri mereka. Dadan berharap melalui kegiatan ini, peserta dapat meningkatkan keterampilan kreatif dan menjadikannya sebagai peluang usaha di masa depan.
“Ini adalah contoh nyata bahwa pemberdayaan perempuan bisa dimulai sejak dini melalui kegiatan edukatif dan inspiratif. Keterampilan seperti ini tidak hanya bermanfaat secara pribadi tetapi juga dapat mendukung perekonomian keluarga di masa depan,” tambahnya.
Respon Positif dari Peserta dan Warga
Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan masyarakat sekitar. Banyak yang mengapresiasi inisiatif PC LDII Tanjung Karang Barat dalam membekali remaja putri dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Peserta tidak hanya belajar tentang teknik dasar membuat hantaran, tetapi juga cara memasarkan produk secara kreatif. Dengan adanya pelatihan seperti ini, LDII berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi individu yang mandiri dan berdaya saing.









