Kabupaten Bandung – Semangat Iduladha tahun ini begitu terasa di tengah warga PAC LDII Mekarrahayu.
Di bawah pembinaan Ketua PAC LDII Mekarrahayu, Muhkhamim, serta dukungan dari dewan penasihat, majelis taklim Burujul dan Margahayu Permai, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Jumat, 6 Juni 2025 (bertepatan dengan 10 Zulhijah 1446 H) berlangsung sukses dan khidmat.
Sebanyak 18 ekor sapi dan 11 ekor domba dikurbankan oleh sekitar 200 warga yang ikut serta dengan penuh antusias sejak pagi pukul 07.00 hingga selesai pada pukul 14.00 WIB.
Dengan mengusung tagline “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi”, warga LDII tak hanya fokus pada penyembelihan, tetapi juga semangat untuk berbagi kepada masyarakat sekitar.
Tahun ini, PAC LDII Mekarrahayu berhasil menyalurkan kurang lebih 500 paket daging kurban kepada berbagai elemen masyarakat: mulai dari kepala desa, sekretaris desa, ketua RW, Babinkamtibmas, kader pemuda, tokoh agama dan masyarakat (tomas/toga), hingga warga sekitar Masjid Baitul A’la Burujul.
Tak hanya menjadi ibadah, kurban juga menjadi sarana pendidikan dan kaderisasi. Para pemuda LDII turut dilibatkan aktif dalam proses pelaksanaan, mulai dari kepanitiaan hingga distribusi daging.
Kehadiran mereka disambut positif oleh masyarakat, yang merasa terbantu dan bersyukur atas konsistensi LDII dalam menyalurkan kurban setiap tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar AA, S.IP., M.H., turut hadir bersama Kanit Samapta Endang Suhendar, Babinkamtibmas Aiptu Supardi, serta Babinsa Desa Mekarrahayu. Kapolsek memberikan apresiasi tinggi kepada PAC LDII Mekarrahayu.

“Pelaksanaan kurban oleh warga LDII selalu berjalan tertib, rapi, dan terkoordinasi dengan baik. Bahkan, komunikasi dengan kepolisian dalam berbagai kegiatan sosial maupun urusan kamtibmas terjalin dengan sangat positif,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kecamatan Margaasih Tisna Permana menyampaikan bahwa persiapan kurban dilakukan secara matang beberapa hari sebelumnya.
Salah satu fokus utama adalah kenyamanan hewan kurban.
“Kami membuat kandang sementara dengan atap terpal agar hewan tidak kehujanan dan tetap nyaman hingga waktu penyembelihan. Proses penyembelihan pun kami atur sedemikian rupa agar hewan yang belum disembelih tidak melihat hewan lain. Ini bagian dari upaya kami menjaga adab terhadap hewan sesuai syariat,” ungkap Tisna.
“3 hari sebelumnya, warga juga bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai bentuk kesiapan lahir batin,” tambahnya.

Kegiatan kurban ditutup dengan makan bersama, dilanjutkan dengan pembersihan area penyembelihan, dan pendistribusian daging kepada warga LDII, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar Masjid Baitul A’la.
Menurut Ketua PAC LDII Mekarrahayu, Muhkhamim, pelaksanaan kurban bukan hanya bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan ukhuwah islamiyah antarwarga.
“Kurban adalah ujian keikhlasan. Bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita rela berbagi kepada yang membutuhkan, baik yang meminta maupun yang tidak,” ujarnya.
PAC LDII Mekarrahayu berharap, pelaksanaan kurban tahun depan dapat semakin meningkat, baik dari segi jumlah hewan maupun kualitas pelaksanaan.









