Bekasi, 1 Juli 2025 — Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al Barokatul Ghoni, Bekasi Timur, menggelar kegiatan Asrama Liburan Santri selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa, 30 Juni hingga 1 Juli 2025.
Sebanyak 15 santri terdaftar mengikuti program ini dengan antusias. Kegiatan ini dirancang untuk mengisi waktu libur sekolah dengan aktivitas keagamaan yang bermanfaat.
Selama dua hari pelaksanaan, para santri mendapatkan sejumlah materi yang difokuskan pada ilmu agama dan pembinaan akhlak.
Salah satu materi utama adalah pengenalan Kitab Adillah, yakni kitab ringkasan hadits-hadits hukum Islam yang merujuk pada enam kitab induk: Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan At-Tirmidzi, Sunan An-Nasa’i, dan Sunan Ibnu Majah.
Dalam sesi pengarahan, para pendidik menyampaikan pentingnya membekali diri dengan ilmu agama sejak dini, terlebih di era digital yang penuh arus informasi tak terbendung.
“Santri harus paham ilmu agama agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan. Ilmu agama itu pondasi untuk menyikapi zaman,” ujar salah satu pengajar dalam sesi nasehat.
Selain itu, nilai-nilai adab dan akhlakul karimah turut ditekankan, termasuk pentingnya berbakti kepada orang tua, menjaga tutur kata, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau di rumah, tetap jaga akhlak. Jangan hanya baik di masjid, tapi juga saat bersama orang tua, tetangga, dan teman di lingkungan sekitar,” ujar pembina lainnya dalam sesi bimbingan karakter.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TPA Al Barokatul Ghoni untuk memperkuat mental dan spiritual generasi muda.
Kepala TPA sekaligus Ketua DKM Masjid Al Barokatul Ghoni, Muhammad Ikhsan Setyadi, M.T.I., menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari pembentukan karakter santri.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi para santri agar tetap semangat menuntut ilmu agama, menjaga akhlaknya di rumah maupun di lingkungan, serta menjadi generasi penerus yang membanggakan,” ujar Ikhsan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana dalam menanamkan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi ciri khas pembinaan di lingkungan LDII.
“Kami ingin santri tumbuh dengan karakter yang kuat, cerdas, bertakwa, dan berakhlak mulia. Itu sejalan dengan 29 karakter yang selama ini kami tanamkan,” jelasnya.
Asrama Liburan Santri ini ditutup dengan doa bersama dan refleksi dari peserta.
TPA Al Barokatul Ghoni berharap kegiatan serupa bisa terus diadakan setiap masa liburan sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Islam.***









