Sumedang (15/11). Musyawarah Wilayah (Muswil) IX LDII Jawa Barat menetapkan kembali Dicky Harun sebagai Ketua DPW LDII Jawa Barat periode 2025–2030.
Penetapan dilakukan setelah seluruh Koordinator Wilayah (Korda) menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan DPW LDII Jawa Barat periode 2020–2025 dan mendorong kelanjutan kepemimpinan.
Saat sidang paripurna, Korda 1 yang meliputi Bogor Raya, Sukabumi, dan Depok menilai kepengurusan berjalan baik serta meminta penguatan kolaborasi.
Sementara Korda 2 yang terdiri dari Bekasi, Karawang, dan Purwakarta mengapresiasi sinergi DPD–DPW serta mendorong peningkatan capaian program.
Selanjutnya, Korda 3 yang meliputi Subang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Majalengka menekankan pentingnya kemitraan serta mengusulkan ketua sebelumnya untuk kembali memimpin.
Korda 4 yang meliputi Bandung Raya, Cianjur, dan Sumedang menilai LPJ komprehensif dan mendukung kesinambungan kepemimpinan.
Korda 5 yang terdiri dari Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran menilai kepemimpinan periode 2020–2025 berhasil memperluas partisipasi masyarakat dan layak diteruskan demi stabilitas organisasi.
Ketua Sidang, Dwi Hartono, menegaskan bahwa seluruh mekanisme Muswil berjalan sesuai tata tertib.
“Komisi A, B, dan C sudah disiapkan. Pembahasannya meliputi keputusan LPJ, program kerja, serta rekomendasi. Semua sudah disepakati pada sesi sebelumnya,” ujarnya.
Usai penetapan, Ketua Umum LDII, Chriswanto Santoso, mengesahkan kepengurusan.
“Saya berharap saudara dapat bekerja keras mengangkat martabat organisasi dan mengibarkan panji-panji LDII setinggi-tingginya,” ungkapnya.
Dalam sambutan perdananya, Ketua DPW terpilih Dicky Harun menekankan pentingnya kerja kolektif yang lebih progresif pada periode mendatang.
“Kita telah menyelesaikan rangkaian Muswil dan lima tahun kepengurusan dengan baik. Namun pekerjaan dakwah tidak pernah selesai. Kita menerjemahkannya sebagai tantangan yang kita niatkan sebagai ibadah dan amal saleh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa organisasi merupakan ruang strategis dalam memperkuat gerakan keagamaan.
“Peran organisasi sangat dibutuhkan. Karena itu, kita harus bekerja dengan semangat dan inovasi yang kuat. Jika kita hanya berjalan, bisa terlampaui orang lain; apalagi jika kita berhenti,” katanya.
Dicky juga berterima kasih atas kepercayaan 27 DPD dari seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat.
“Sebagai kader yang loyal, saya harus siap. Tapi kesiapan ini harus menjadi kesiapan bersama. Kita bersinergi, memperbaiki kekurangan, dan melengkapi yang belum selesai,” jelasnya.
Ia menutup sambutan dengan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya.










“Tidak ada hari tanpa amal saleh bagi keluarga besar LDII. Jazakumullahu khairan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bermanfaat dan membawa keberkahan,” pungkasnya.***









