KABUPATEN BANDUNG — Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran hoaks kian sulit dibendung tanpa kemampuan literasi yang memadai.
Menjawab tantangan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bandung menggelar pelatihan jurnalistik pada Minggu (15/2/2026).
Kegiatan yang diikuti 35 peserta perwakilan PC dan PAC se-Kabupaten Bandung ini bertujuan membekali warga LDII dengan kemampuan memahami, menyaring, serta menyusun informasi secara akurat sebelum dipublikasikan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi, membuka langsung kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menyampaikan informasi resmi dan terpercaya guna menjaga citra organisasi di era digital.
Menurutnya, kecepatan informasi saat ini harus diimbangi dengan ketelitian dan tanggung jawab.
Tanpa proses verifikasi yang baik, informasi yang beredar berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga merugikan banyak pihak.
Selain memperkuat pemahaman dasar jurnalistik, pelatihan ini juga menekankan pentingnya riset sederhana terhadap isu yang sedang berkembang, agar tidak terjadi misinformasi maupun disinformasi dalam pemberitaan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi kontributor informasi yang cermat, menjaga faktualitas berita, serta berperan aktif dalam memberantas hoaks melalui peningkatan literasi digital.***








