Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Indramayu resmi dibuka pada Kamis (27/11) di Hotel Prima Indramayu.
Acara pembukaan dilakukan oleh Asisten Daerah I Ja’far Abdullah yang hadir mewakili Bupati Indramayu.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa LDII memiliki peran strategis dalam pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda, terutama untuk mewujudkan nilai religius yang menjadi bagian penting dari visi besar Indramayu REANG.
Ja’far menekankan bahwa LDII diharapkan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pembinaan yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
“LDII harus bisa berdiri paling depan dalam pembinaan umat, khususnya generasi penerus agar tumbuh sebagai pribadi yang berkepribadian luhur. Ini sejalan dengan visi misi Indramayu REANG, terutama nilai Religius,” ujarnya.
Ia juga berharap Musda tahun ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid dan visioner serta konsisten menerapkan Paradigma Baru LDII.
“Semoga Musda ini melahirkan pengurus LDII yang dapat mengimplementasikan Paradigma Baru dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan visi Indramayu REANG dan program beberes Indramayu,” ucapnya.
Musda IX berlangsung khidmat, dihadiri pengurus LDII Kabupaten Indramayu, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda.
Agenda utama terdiri dari laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, serta pemilihan formatur kepengurusan baru.
Ketua DPD LDII Kabupaten Indramayu, Drs. KH. Ruswa Winanta, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan dan arahannya.
Ia menegaskan bahwa LDII siap memperkuat kontribusi dalam pembinaan umat dan pembangunan karakter generasi muda.
“Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. LDII akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung implementasi Indramayu REANG,” ujar Ruswa.
Ia menambahkan bahwa Musda IX merupakan momentum penting untuk memperkuat arah gerak organisasi.
“Musda bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi langkah evaluasi untuk memastikan LDII tetap relevan, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kepengurusan yang terpilih mampu menjaga amanah dan membawa LDII Indramayu ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.




Dengan terselenggaranya Musda IX ini, LDII Indramayu menegaskan komitmennya terus mengambil peran konstruktif dalam pembangunan daerah melalui pembinaan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan karakter generasi muda yang profesional religius dan berakhlak mulia.***








