RANCAEKEK — Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menggelar Safari Ramadan dan Tarawih Keliling (Tarling) di Dapil IV yang dipusatkan di Masjid Besar (Kaum) Rancaekek, Senin (24/2/2026).
Pada kegiatan hari ke-4 Ramadan 1447 H itu, Bupati tidak hanya bersilaturahmi dan bertarawih bersama warga, tetapi juga memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah mencapai sekitar 74 persen.
Selain tarawih berjemaah, agenda tersebut turut diwarnai santunan bagi 50 anak yatim. Penyaluran paket sembako dilakukan Bupati bersama BAZNAS Kabupaten Bandung sebagai program rutin selama rangkaian tarling Ramadan.
Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, Sekda Kabupaten Bandung, para kepala dinas, camat dan kepala desa se-Dapil IV, tokoh masyarakat, pimpinan pesantren, serta Organisasi Kemasyarakatan, termasuk Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).
Ketua PC LDII Rancaekek, Andi Mulya, menyampaikan bahwa jajaran pengurus LDII hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat.

Paparan Program Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ibadah dan kebersamaan. Ia juga memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh warga Kabupaten Bandung.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan program pembangunan Kabupaten Bandung periode 2025–2029 yang mengusung visi “Lebih Bedas, Maju dan Berkelanjutan”. Program daerah ini juga disebut selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, termasuk Delapan Asta Cita dan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejumlah program prioritas menjadi fokus pembangunan Kabupaten Bandung.
Pada sektor ekonomi dan UMKM, pemerintah daerah menggulirkan pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan melalui BPR Kertaraharja dengan total lebih dari Rp70 miliar. Selain itu, pelaku usaha juga mendapat pendampingan melalui coaching clinic di PLUT.
Di bidang pendidikan dan sumber daya manusia, Pemkab Bandung menjalankan program Beasiswa Bupati (BESTIE), pemberian insentif bagi guru ngaji, ustadz/ustadzah, takmir, dan marbot, serta penguatan tiga muatan lokal.

Sementara pada sektor kesehatan dan infrastruktur, pemerintah menargetkan pembangunan lima RSUD baru di Cimaung, Kertasari, Banjaran, Pacira, dan Tegalluar.
Untuk bidang perumahan, program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) pada 2026 ditargetkan mampu memperbaiki 4.000 hingga 5.000 unit rumah per tahun.
Di sektor sosial dan pelayanan publik, terdapat program Kartu Tani Sibedas, peningkatan insentif RT/RW dan Linmas, serta penyediaan layanan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).
Pada aspek lingkungan, Gerakan Lingkungan Lebih Bedas difokuskan untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).
Sedangkan dalam inovasi pemerintahan, Pemkab Bandung menjalankan program “Bunga Desa” untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung serta “Geber Tuntas” guna mempercepat penurunan angka stunting.
Bupati menegaskan, seluruh program tersebut diarahkan untuk mendukung visi Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS).
Ketua PC Lembaga Dakwah Islam Indonesia Rancaekek, H. Andi Mulya, mengatakan bahwa kehadiran LDII dalam Safari Ramadan dan Tarawih Keliling Bupati Bandung merupakan bagian dari komitmen organisasi.
“Dengan bisa ikut hadir dalam acara ini, kami menjalankan 3K, yaitu Karya, Kontribusi dan Komunikasi sebagai wujud melaksanakan 29 Karakter Luhur warga LDII,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum tersebut menjadi kesempatan berharga untuk bersilaturahmi dengan para umaro dan ulama, unsur Forkopimcam, serta para tokoh masyarakat se-Kabupaten Bandung.
“Kami bisa berjumpa langsung dengan para umaro, ulama, Forkopimcam dan tokoh masyarakat. Ini bagian dari memperkuat sinergi dan kebersamaan,” pungkasnya.
Seusai acara, perwakilan LDII turut berfoto bersama Bupati Bandung dan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung.



Andi Mulya turut berfoto bersama Bupati Bandung dan Ketua MUI Kecamatan Rancaekek, Dr. H. Uwoh Saepuloh, M.Ag., serta berswafoto dengan KH. Aziz Kawakibi, Da’i Kamtibmas Kabupaten Bandung.***








