Webinar AI Prompt LDII se-Jawa Barat: Memajukan Kemampuan SDM dengan Generative AI—DPW LDII Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan AI Prompt di Studio Utama Sekretariat DPW LDII Jawa Barat, yang disiarkan secara langsung ke Studio Mini DPD LDII di kota dan kabupaten se-Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus harian, Bagian Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM), serta Bagian Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika (TIAT) dari seluruh DPD LDII di Jawa Barat.
Tujuan utama dari pelatihan yang berlangsung pada siang hingga sore (Minggu, 6/10) ini adalah memperkenalkan serta memperdalam pemahaman tentang kecerdasan buatan (AI) dalam lingkungan organisasi LDII. Diharapkan dengan pelatihan ini, setiap elemen dalam struktur organisasi dapat memanfaatkan teknologi AI, khususnya Generative AI, untuk meningkatkan efektivitas operasional dalam berbagai aspek, termasuk produksi berita dan konten organisasi.
Wakil Ketua DPW LDII Jawa Barat, H. Achjar Nazarudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan AI untuk mendukung kinerja organisasi. “AI tidak hanya memudahkan pekerjaan umum, tetapi juga penting dalam pengelolaan organisasi. Pelatihan ini kami adakan untuk memajukan kemampuan SDM,” ucapnya.
Lebih lanjut, Achjar menyebutkan bahwa LDII mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan roda organisasi. Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan, bukan sebaliknya—kita yang dimanfaatkan oleh teknologi. Teknologi harus digunakan untuk kemajuan organisasi. Artificial Intelligence (AI) telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, namun pemanfaatannya dalam organisasi masih terbatas.
“Oleh karena itu, kami berinisiatif mengadakan pelatihan AI bagi seluruh DPD di Jawa Barat agar perkembangan teknologi AI, bersama dengan infrastruktur dan biro-biro terkait seperti TIAT dan KIM, dapat dimaksimalkan,” tegasnya.
Fokus utama pelatihan adalah teknologi Generative AI, yang telah merevolusi pemrosesan bahasa alami. Arif Nur Andono, S.T., selaku Ketua Biro TIAT DPW LDII Jawa Barat menyatakan bahwa kolaborasi antara Biro TIAT dan Biro KIM sangat penting untuk membangun infrastruktur teknologi yang kuat.
“Sinergi ini akan membantu penerapan AI dalam setiap kegiatan organisasi guna mencapai efisiensi dan inovasi,” tambahnya.
Generative AI: Teknologi Revolusioner untuk Organisasi
Materi pelatihan menjelaskan perkembangan teknologi Generative AI yang semakin banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk organisasi. Dua tahun lalu, hasil dari teknologi AI masih terasa kaku dan tidak alami. Namun, dengan kemajuan Large Language Models (LLM) seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude 3.5 by Anthropic, AI kini dapat menghasilkan teks yang lebih alami dan mendekati bahasa manusia.
“LLM bekerja dengan memprediksi kata berikutnya berdasarkan kata-kata sebelumnya,” ungkap Arif.

Teknologi ini telah diterapkan dalam berbagai bidang, seperti penerjemahan, pembuatan konten, chatbot, dan analisa data. Meskipun memiliki keunggulan dalam efisiensi, biaya yang relatif rendah, dan adaptabilitas yang tinggi, teknologi ini juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Salah satunya adalah potensi “halusinasi” atau kesalahan informasi, serta keterbatasan dalam update informasi terkini.
Program Lanjutan dan Pengembangan Kemampuan SDM
H. Abdul Soleh As Sidiqi dari LinesTV memberikan paparan mengenai program lanjutan yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan anggota LDII, terutama dalam menghadapi era digital. Salah satu tujuannya adalah agar SDM LDII mampu bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, termasuk di perusahaan media luar negeri. Selain itu, peserta juga dilatih untuk membuat video menggunakan aplikasi CapCut dan memperbaiki kualitas suara dengan Adobe Podcast.
Melalui pelatihan ini, LDII Jawa Barat berharap dapat menerapkan teknologi terkini dalam setiap kegiatan organisasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, inovasi, dan kualitas SDM untuk mendukung kemajuan organisasi ke depan.
Di Webinar tersebut, perwakilan DPD LDII Kabupaten Bandung hadir, antara lain H. Usman Ali selaku Wanhat, M. Dinar selaku pengurus harian, Anugerah Setia Permana dari Bagian TIAT, serta Adetruna dan M. Azka dari biro KIM. Terkait dengan penyelenggaraan webinar ini, Usman memberikan penilaiannya bahwa acara ini sangat positif.
“Bagus… Terutama di era digital, pengurus organisasi jangan sampai gagap teknologi. Sekarang ini tidak cukup hanya memiliki budi pekerti yang baik, tapi juga perlu pemahaman tentang pentingnya menguasai teknologi yang berkaitan dengan dunia maya,” pungkasnya.








