Bandung, 25 Oktober 2020 – Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi di Indonesia. Menyikapi tantangan ini, remaja LDII Kabupaten Bandung yang tergabung dalam komunitas ABCD (Anak Bandung Cinta Damai), mengadakan webinar diskusi bertajuk “Isi Dompet” pada Minggu, 25 Oktober 2020.
Webinar yang merupakan kelanjutan dari acara sebelumnya yang membahas Kecerdasan Finansial ini mengangkat tema Digital Marketing sebagai solusi bisnis di tengah pandemi Covid-19, dengan menghadirkan dua praktisi digital marketing, yakni Ade Truna, Founder UKMBANDUNG.COM, dan Dinal Mujahid, CEO Zair dan Kaffah.
Potensi Digital Marketing di Masa Pandemi
Acara yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh sekitar 500 peserta yang tersebar di 18 titik di Kabupaten Bandung. Selama webinar, peserta mendapatkan berbagai motivasi dan tips mengenai dunia digital marketing, termasuk cara membuat toko di marketplace untuk memulai bisnis secara online.
Menurut Ade Truna, peluang dalam bidang digital marketing masih sangat besar, mengingat tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia.
“Digital marketing memberikan kesempatan yang luas bagi siapa saja untuk mengembangkan bisnis, apalagi dengan banyaknya pengguna internet yang terus berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinal Mujahid menjelaskan bahwa potensi bisnis di dunia digital sangat besar dan sayang untuk dilewatkan.
“Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, peluang besar ini bisa hilang begitu saja. Digital marketing adalah salah satu cara untuk memanfaatkan potensi yang ada,” ujarnya.
Webinar sebagai Wadah Generasi Muda untuk Berkarya
Ketua Komunitas ABCD, Mulki Zulkarnaen, menyatakan bahwa webinar ini dapat menjadi wadah yang baik bagi generasi muda untuk memulai atau mengembangkan bisnis mereka.
“Kami berharap acara ini bisa memberikan pencerahan dan motivasi kepada generasi penerus untuk memanfaatkan peluang bisnis di dunia digital,” kata Mulki.
Sementara itu, Sayuti Budiana, pembina Komunitas ABCD, berharap agar webinar ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta.
“Kami berharap, apa yang disampaikan dalam webinar ini bisa membawa perubahan positif dan membantu generasi muda Kabupaten Bandung dalam mengembangkan potensi bisnis mereka,” harap Sayuti.








