Rancaekek – Dalam upaya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas program pembinaan, jajaran pengurus PC dan PAC LDII Kecamatan Rancaekek menggelar kegiatan konsolidasi dan restrukturisasi organisasi pada Minggu (28/6/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.20 WIB tersebut dilaksanakan di Yayasan Bina Insan Mulia dan dihadiri Penasehat bersama jajaran pengurus termasuk Pimpinan Anak Cabang (PAC), di antaranya PAC LDII Rancaekek, PAC LDII Rancaekek Wetan, PAC LDII Rancaekek Kencana, PAC LDII Bojongloa, PAC LDII Bojongkoneng, serta PAC LDII Linggar.
Agenda ini menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam melakukan konsolidasi internal guna meningkatkan kinerja kepengurusan sekaligus memperkuat regenerasi organisasi di tingkat PC maupun PAC.
Ketua PC LDII Rancaekek, Andi Mulya, mengatakan bahwa kegiatan ini penting sebagai momentum evaluasi sekaligus penyegaran struktur organisasi agar roda pembinaan terhadap anggota dapat berjalan lebih optimal.
“Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja pengurus, sekaligus memastikan proses regenerasi berjalan dengan baik sehingga organisasi semakin solid dalam menjalankan program pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kyai Wahyu selaku Wanhat PC Rancaekek memberikan berbagai arahan dan nasihat kepada seluruh pengurus agar terus menjaga amanah organisasi serta memperkuat peran dakwah dan pembinaan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan berlangsung dengan metode Focus Group Discussion (FGD), di mana seluruh peserta duduk melingkar dan berdiskusi secara interaktif menghadap pemateri.
Dalam forum tersebut, para pengurus diberikan ruang untuk menyampaikan kritik, saran, evaluasi, serta berbagai masukan terkait penguatan organisasi ke depan.
Selain itu, forum juga membahas penentuan struktur kepengurusan di tingkat PC dan PAC sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi agar mampu menjawab tantangan pembinaan yang semakin berkembang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan proses konsolidasi organisasi dapat semakin memperkuat sinergi antar pengurus sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan terhadap anggota, khususnya generasi muda atau generus.
Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan generasi yang profesional, religius, berkarakter, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Upaya tersebut juga diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengajar, pengurus, orang tua, hingga seluruh elemen yang berkontribusi dalam proses pembinaan organisasi.***
Kontributor: A. Hasan








