Kabupaten Bandung – Menghadapi derasnya arus informasi di media sosial, DPD LDII Kabupaten Bandung menggelar pelatihan peningkatan kapasitas jurnalistik bagi perwakilan pemuda dari seluruh PC dan PAC se-Kabupaten Bandung, Minggu (15/2/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat LDII Kabupaten Bandung.
Acara yang dipandu oleh Agung Mufti hasan ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Drs. H. Didin Suyadi, Ade Setiadi Truna, dan Bagas.
Materi yang disampaikan mencakup peran strategis jurnalisme di era digital, standar informasi yang akurat dan bertanggung jawab, teknik dasar penulisan berita, serta peran komunikator organisasi dalam menyampaikan pesan dakwah secara efektif dan adaptif.
Dalam pemaparannya, narasumber menyoroti fenomena banjir informasi yang tidak selalu diimbangi literasi digital yang memadai.
Kondisi tersebut, alih-alih memperkaya wawasan, justru kerap memicu penyebaran hoaks dan disinformasi akibat minimnya verifikasi.
Ade Setiadi Truna menegaskan, kemampuan jurnalistik kini bukan sekadar profesi, melainkan keterampilan dasar yang perlu dimiliki setiap individu, khususnya pengurus organisasi dan generasi muda.
“Kemampuan jurnalistik bukan lagi sekadar profesi, tetapi telah menjadi keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang di era digital,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan strategi dakwah kultural (kalcer) di ruang digital.
Pendekatan ini menitikberatkan pada kreativitas, relevansi pesan dengan kehidupan generasi muda, serta optimalisasi berbagai platform media sebagai sarana publikasi kegiatan dan nilai-nilai positif organisasi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus PC dan PAC agar mampu menjadi komunikator organisasi yang profesional serta responsif terhadap dinamika zaman.
Dengan penguatan kapasitas tersebut, diharapkan peserta dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang valid sekaligus memperkuat pamor organisasi di tengah lanskap digital yang kompetitif.








