DPD LDII Kabupaten Bandung mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang digelar secara hybrid oleh Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Senin (16/2/2026). Keikutsertaan ini menjadi bagian dari konsolidasi nasional menjelang Musyawarah Nasional (Munas) LDII 2026.
Kegiatan diikuti dari Sekretariat DPD LDII Kabupaten Bandung di Jalan Laswi, Baleendah, oleh jajaran pengurus bersama Ketua Wanhat dan Pengurus Harian. Rapimnas diposisikan sebagai forum strategis untuk mematangkan keputusan organisasi serta menyelaraskan langkah pusat dan daerah menjelang agenda Munas yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April 2026.
Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menegaskan bahwa Rapimnas merupakan forum tertinggi kedua setelah Munas. Menurutnya, Rapimnas berfungsi membahas dan mematangkan keputusan-keputusan strategis, baik yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan Munas maupun respons organisasi terhadap dinamika lingkungan strategis nasional.
“Rapimnas digelar untuk membahas dan mematangkan keputusan-keputusan strategis, baik yang berkaitan dengan pelaksanaan Munas maupun respons terhadap perubahan lingkungan strategis di Indonesia,” ujarnya.
Menutup arahannya, Chriswanto mengajak seluruh peserta menjalani Rapimnas dengan semangat “Do The Best” agar keputusan yang dihasilkan memiliki kesinambungan dan meninggalkan legasi positif bagi organisasi.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung Drs. H. Didin Suyadi menyampaikan bahwa pihaknya mengikuti Rapimnas DPP LDII dengan penuh kekhidmatan hingga nanti kegiatan berakhir.
Ia menegaskan, keikutsertaan tersebut diikuti langsung oleh Ketua Wanhat, Ketua DPD, serta Pengurus Harian sebagai bentuk keseriusan dalam menyikapi agenda strategis organisasi.
“LDII Kabupaten Bandung mengikuti Rapimnas DPP LDII dengan khidmat dari awal sampai selesai. Harapannya, melalui Rapimnas ini dapat direkomendasikan langkah-langkah strategis untuk menyukseskan Munas LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April 2026 secara sukses, kondusif, dan tanpa ekses,” ujarnya.
Didin menambahkan, hasil Rapimnas menjadi pedoman penting bagi jajaran LDII di daerah dalam menjaga kesinambungan organisasi serta mengharapkan kelak Munas 2026 berjalan tertib dan membawa manfaat nyata bagi umat.

Dengan keikutsertaan aktif dalam Rapimnas ini, DPD LDII Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi dan mengawal keputusan strategis agar selaras dari pusat hingga daerah.***








