Era digital telah membawa perubahan besar dalam dunia jurnalistik. Informasi yang dahulu terbatas pada media cetak dan penyiaran kini dapat diakses dengan cepat melalui berbagai platform digital.
Transformasi ini memberikan peluang besar bagi siapa saja untuk menjadi penyampai informasi, termasuk generasi muda. Namun, di tengah arus informasi yang begitu deras, muncul tantangan baru: bagaimana menciptakan konten yang berkualitas, faktual, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Di sinilah jurnalis muda LDII memiliki peran strategis. Dengan semangat dan kreativitas, mereka tidak hanya menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi positif tentang organisasi, tetapi juga menjaga nilai-nilai etika jurnalistik.
Pelatihan dan pembinaan secara rutin, seperti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut, menjadi wadah untuk mengasah kemampuan mereka dalam menulis, melaporkan, dan mengolah informasi.
Sebagai agen perubahan, jurnalis muda LDII tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga berkontribusi dalam membangun citra positif organisasi dan membentuk opini publik yang konstruktif.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang terus diasah, mereka diharapkan menjadi sosok jurnalis yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab di era digital.
Jurnalis Muda LDII Kota Palangka Raya: Mengasah Kreativitas di Era Digital melalui Pelatihan Tingkat Lanjut
Atas dasar hal tersebut, DPD LDII Kota Palangka Raya melaksanakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut pada Minggu (08/12).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis dan kreativitas generasi muda LDII dalam menghadapi era digital. Pelatihan diikuti oleh 40 peserta dengan tema “Perjuangan LDII Melalui Media Sosial Sebuah Keharusan.”
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan LDII di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kota Palangka Raya.
Ketua DPD LDII Kota Palangka Raya, H. Cholidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran media sosial sangat penting bagi organisasi.
“Membuat berita di era digital adalah keharusan. Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas generasi muda LDII dalam membuat berita, mulai dari tingkat PC hingga DPW,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda LDII menjadi jurnalis yang kreatif dan inovatif, baik di tingkat kota maupun provinsi.
“Dengan adanya pelatihan jurnalistik tingkat lanjut, kami berharap generasi muda LDII memiliki jiwa jurnalis yang terasah, serta mampu memperkenalkan lebih banyak kegiatan positif LDII kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pelatihan jurnalistik ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun oleh LDII di tingkat kota dan provinsi. Selain menciptakan regenerasi jurnalis muda, pelatihan ini juga menjadi langkah nyata LDII Kota Palangka Raya dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan positif di berbagai tingkatan organisasi.








