Kalimantan Selatan — Salah satu warga DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Barito Kuala menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025. Melalui karya inovatif berjudul “Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Pestisida Organik untuk Petani”, Alorisa Tirta bersama timnya berhasil meraih Juara II.
Kompetisi LKTI tersebut diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, dengan mengusung tema Produk Unggulan Daerah di Kalimantan Selatan. Karya yang diusung Alorisa Tirta dan tim dinilai unggul karena menghadirkan solusi aplikatif dalam pemanfaatan limbah pertanian, sekaligus mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.
Dalam penelitiannya, Alorisa dan tim mengkaji sekam padi yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah tidak bernilai. Melalui proses pengolahan tertentu, sekam padi tersebut dapat diubah menjadi pestisida organik yang efektif untuk mengendalikan hama tanaman. Selain ramah lingkungan, pestisida organik ini juga dinilai lebih ekonomis, sehingga berpotensi menekan biaya produksi petani.
Ketua DPD LDII Kabupaten Barito Kuala, Agung, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Alorisa Tirta dan tim. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata kontribusi generasi muda LDII dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Prestasi ini membuktikan bahwa generasi muda LDII tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata di bidang ilmiah demi kemaslahatan masyarakat,” ujar Agung.
Sementara itu, Alorisa Tirta mengungkapkan bahwa karya ilmiah tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya penggunaan pestisida kimia yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Ia berharap inovasi yang dihasilkan dapat menjadi alternatif yang mudah diterapkan oleh petani.
“Kami ingin menghadirkan inovasi yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan oleh petani, khususnya di daerah pedesaan,” tuturnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi, serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal. Keberhasilan Alorisa Tirta dan tim juga menunjukkan bahwa sinergi antara nilai-nilai keislaman, kepedulian lingkungan, dan semangat ilmiah mampu melahirkan solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.






