ldiikabbandung.or.id — Pondok Schooling Darul Ilmi (PSDI), lembaga pendidikan di bawah binaan LDII Kabupaten Bandung, menerima piagam penghargaan dari Bupati Bandung atas partisipasinya dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung.
Selain mengikuti upacara, PSDI turut berkontribusi melalui penampilan seni musik angklung.
Piagam penghargaan tersebut diterima Finda Kurnia Ramadhan, M.Pd., selaku pimpinan PSDI. Penyerahan dilakukan oleh KH Aang Syamsul Ulum, Ketua Panitia Hari Santri Nasional yang juga menjabat Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bandung.
Partisipasi PSDI dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk terlibat dalam peringatan Hari Santri sekaligus menampilkan kreativitas melalui seni tradisional.
Permainan angklung yang dibawakan turut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para tamu undangan dan peserta yang hadir.
Finda Kurnia Ramadhan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima PSDI.
Menurutnya, keikutsertaan dalam peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi bentuk partisipasi lembaga, tetapi juga memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan kreativitas dan mengenal seni budaya bangsa.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Pondok Schooling Darul Ilmi. Bagi kami, partisipasi dalam peringatan Hari Santri Nasional bukan hanya mengikuti upacara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas dan ikut melestarikan seni budaya Indonesia melalui penampilan angklung,” ujar Finda.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat memotivasi para santri untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga akhlak, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga karakter dan akhlak, serta berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.
Sebagai sekolah binaan LDII Kabupaten Bandung, PSDI turut mengambil bagian dalam kegiatan yang mempertemukan unsur pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Keterlibatan tersebut sejalan dengan upaya membina generasi yang tidak hanya memiliki bekal pendidikan dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga kreativitas, karakter luhur, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan budaya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi PSDI untuk terus mengembangkan potensi peserta didik dan berpartisipasi dalam kegiatan positif di Kabupaten Bandung.
Melalui pendidikan dan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan, PSDI berupaya membina generasi muda agar mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.***








