Hari Santri 2026, DPP LDII Tekankan Tiga Bekal Generasi Menuju Indonesia Emas

ldiikabbandung.or.id — Penguatan pemahaman agama, pembentukan karakter, dan kemandirian menjadi tiga bekal penting bagi santri untuk menghadapi tantangan masa depan.

Ketua DPP LDII Koordinator Bidang Pendidikan dan Dakwah, Dwi Pramono, menilai ketiga aspek tersebut perlu berjalan beriringan agar santri mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Pesan tersebut disampaikan Dwi dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis, 22 Oktober 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Menurut Dwi, santri masa kini perlu mengembangkan kemampuan melampaui penguasaan ilmu agama.

Pendidikan, penguasaan teknologi, kepedulian sosial, dan keterampilan ekonomi juga penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi perubahan zaman.

LDII menerapkan konsep Tri Sukses Generus sebagai salah satu pendekatan pembinaan generasi penerus.

Konsep ini mencakup tiga sasaran, yaitu alim-fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Ketiganya menempatkan pemahaman agama, perilaku luhur, serta kemampuan mengembangkan potensi diri sebagai unsur yang saling melengkapi dalam pembentukan generasi penerus.

Tiga fokus pembinaan generasi penerus

Dalam aspek alim-fakih, pembinaan diarahkan agar generasi muda memahami dan mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadis. Pemahaman tersebut diharapkan tercermin dalam ibadah, sikap, dan perilaku sehari-hari.

Sementara itu, pembentukan akhlakul karimah dilakukan melalui pembiasaan perilaku positif.

LDII mengembangkan pendekatan 29 Karakter Luhur yang antara lain menekankan kejujuran, amanah, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik.

Adapun kemandirian berkaitan dengan kesiapan generasi muda menghadapi kehidupan sosial dan ekonomi.

Santri perlu memperoleh bekal keterampilan praktis, etos kerja, kemampuan berwirausaha, serta pengetahuan yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Dwi menilai pendidikan agama dapat berjalan beriringan dengan pendidikan formal dan keterampilan profesional.

Kombinasi tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi santri untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Santri dan tantangan era digital

Dwi juga menyoroti pentingnya kemampuan santri beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ruang digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan dakwah yang menyejukkan, mengembangkan kewirausahaan, serta mempelajari keterampilan yang dibutuhkan pada masa mendatang.

Dalam konteks tersebut, LDII menggunakan gagasan jihad digital untuk mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.

Pendekatan ini menempatkan teknologi sebagai sarana pengembangan pengetahuan, penyampaian pesan keagamaan, dan peningkatan kemampuan generasi muda.

Adaptasi digital, menurut Dwi, tetap perlu disertai pemahaman agama dan karakter yang kuat. Santri diharapkan mampu mengikuti perubahan sosial dan ekonomi tanpa kehilangan prinsip yang menjadi pegangan hidupnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan menuntut ilmu, menghormati guru dan orang tua, serta mengamalkan pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.

LDII Kabupaten Bandung turut peringati Hari Santri

Sejalan dengan momentum nasional tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi, menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis, 22 Oktober 2026.

0 0x0 0 0#
Drs. H. Didin Suyadi berdampingan dengan Ketua Dai Kamtibmas Kabupaten Bandung, KH. Drs. Atus Ludin Mubarok, M.Sy (Paling Kanan) [LINES]

Dalam pesannya, Didin mengajak masyarakat menjadikan Hari Santri sebagai momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia menekankan bahwa semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui peningkatan ilmu dan pengetahuan, penguatan karakter, serta kepedulian terhadap persatuan bangsa.

Didin juga mengajak generasi penerus untuk terus mengembangkan diri sekaligus menjaga kebinekaan dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

“Mari kita bersinergi menjaga persatuan, merawat kebinekaan, dan membentuk generasi penerus yang religius, berkarakter, serta cinta tanah air,” ujar Didin dalam pesan Hari Santri 2026.

Ia menutup pesannya dengan seruan, “Santri kuat, Indonesia hebat.”

Upacara yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Bandung.

Partisipasi LDII juga melibatkan lembaga pendidikan dan pesantren binaannya, termasuk SMA Pondok Schooling Darul Ilmi (PSDI), Pondok Pesantren Baitul Amal, dan SMP Tri Sukses Mandiri.

Kepala SMA PSDI, Finda Kurnia Ramadhan, mengaku bangga melihat para siswanya berpartisipasi dan menampilkan potensi mereka dalam kegiatan tersebut.

“Saya merasa senang dan bangga melihat anak-anak mampu memunculkan bakatnya dalam rangka Hari Santri 2026 ini,” ujar pria yang akrab disapa Rama tersebut.

Penampilan siswa-siswi PSDI mendapat apresiasi dari Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bandung, KH Aang Syamsul. PSDI memperoleh predikat Partisipan Terbaik atas keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, PKS Bidang Kesiswaan SMP Trisukma, Muhammad Yusuf, S.Pd., berdialog dengan KH. Aang mengenai pelaksanaan Hari Santri dan evaluasi penyelenggaraan untuk tahun berikutnya.

Aang merasa bersyukur karena pelaksanaan kegiatan kali ini dapat berjalan lebih baik, terutama dalam pelayanan dan kenyamanan peserta.

Ia memperkirakan jumlah peserta yang hadir dalam upacara Hari Santri 2026 berkisar 4.000 hingga 5.000 orang, dibandingkan perkiraan awal 20.000 hingga 25.000 orang.

Aang juga menyampaikan apresiasi kepada pesantren yang berkontribusi dalam kegiatan, antara lain melalui kehadiran.

“Saya sangat mengapresiasi peserta yang datang dari lokasi jauh, seperti Kertasari, yang tetap berupaya hadir untuk mendukung kegiatan ini. Selain itu, saya juga mengapresiasi pesantren yang turut berkontribusi dengan mengirimkan santri sebagai petugas upacara,” ungkap Aang.

Aang juga menyampaikan pesan kepada generasi muda santri LDII.

Ia berharap para santri dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu, menghormati guru dan ulama, serta tumbuh menjadi generasi berakhlak baik yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Harapan tersebut sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.***

admin

admin

LINES DPD LDII KABUPATEN BANDUNG — humas LDII dalam pelurusan informasi, penyebaran berita Karya, Kontribusi dan Komunikasi PAC, PC, dan DPD.

Artikel Terkait:

Angklung Warnai Hari Santri 2026, PSDI Binaan LDII Kabupaten Bandung Raih Apresiasi

Pondok Schooling Darul Ilmi (PSDI), sekolah binaan LDII Kabupaten Bandung, menerima piagam penghargaan atas partisipasi dalam Hari Santri Nasional 2026 melalui penampilan angklung.

LDII Kabupaten Bandung Kirim Dua Peleton Santri pada Hari Santri 2026

LDII Kabupaten Bandung mengikutsertakan dua peleton santri pada upacara Hari Santri 2026 di Lapangan Upakarti, Soreang, bersama Bupati Bandung.

Leave a Reply

Artikel Pilihan

Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

  • 304 views
Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

  • 255 views
Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

  • 251 views
Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

  • 175 views
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

  • 288 views
Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini

  • 291 views
Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini