Pringsewu — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Triwulan II Tahun 2025 di Aula DPD LDII Kabupaten Pringsewu, Komplek Pondok Pesantren Baitul Izza, pada Jumat (11/7/2025).
Rakorda ini diikuti oleh jajaran Dewan Penasehat, Pengurus Harian, Ketua Bidang DPD LDII Kabupaten Pringsewu, seluruh Pembina Pimpinan Cabang, serta Pengurus Harian dari sembilan Pimpinan Cabang LDII se-Kabupaten Pringsewu.
Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Organisasi Menuju Kemandirian, Kebersamaan, Kontribusi Nyata di Masyarakat”, Rakorda dibuka langsung oleh Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu, Indra Heriyadi, SSTP, MM.
Dalam sambutannya, Indra menyampaikan bahwa keberadaan ormas keagamaan seperti LDII memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“LDII memiliki potensi besar dan menjadi mitra penting pemerintah dalam membina umat, memperkuat nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai program, mulai dari pendidikan karakter, ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan keterampilan generasi muda,” jelasnya.
Indra juga berharap LDII dapat menjadi teladan dalam menyuarakan Islam yang rahmatan lil alamin.
“Semoga sinergi antara LDII dan pemerintah daerah semakin solid dan produktif. Mari kita rawat semangat kebangsaan demi Indonesia yang lebih damai, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pringsewu, Dian Arif Rahman, menegaskan komitmen LDII dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami ingin LDII hadir bukan hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan produktif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dian menyampaikan bahwa Rakorda triwulan bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi.
“Di era yang penuh tantangan, LDII harus tampil sebagai organisasi yang kuat, solid, profesional, adaptif, dan kontributif,” tegasnya.
Dalam pembahasan program kerja, peserta Rakorda menyepakati sejumlah prioritas kegiatan untuk tiga bulan ke depan.
Di antaranya adalah Seminar Parenting Skill dan Pencegahan Stunting, serta Penyuluhan Peternakan dan Perikanan.
Menurut Dian, untuk merealisasikan program-program tersebut, DPD LDII akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Peternakan dan Universitas Lampung.
“Warga LDII Pringsewu memiliki potensi besar di bidang peternakan sapi, kambing, unggas, serta perikanan. Namun, potensi ini belum sepenuhnya didukung oleh manajemen pemeliharaan modern, fermentasi pakan, reproduksi, dan kesehatan ternak,” jelas Dian.
Jika masyarakat dibekali manajemen beternak yang modern serta dukungan permodalan, sektor ini diyakini akan berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.
“LDII siap menjadi bagian dari solusi dan terus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tutup Dian.***








