Pondok Pesantren Baitul Ulum Al Musawwa, Kramatwatu, Kabupaten Serang, bekerja sama dengan Puskesmas Kramatwatu mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi santri dan siswa pada Sabtu (12/7).
Kegiatan ini diikuti 170 peserta yang terdiri dari santri dan siswa tingkat SD hingga SMA, serta masyarakat sekitar.
Pemeriksaan kesehatan ini merupakan kelanjutan dari program Generasi Maju Bebas Stunting (GMBS) yang sukses dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua PC LDII Kramatwatu, Sudrajat.
Dalam sambutannya, ia mengajak para peserta memanfaatkan layanan pemeriksaan dengan baik agar dapat menjaga kesehatan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Sudrajat juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bentuk ketaatan terhadap ajaran Islam.
Menurutnya, Allah SWT menyukai kebersihan dan memerintahkan umat-Nya untuk senantiasa menjaga kebersihan diri, sebagaimana tercantum dalam QS Al-Baqarah ayat 222.
Pada sesi pemeriksaan, dr. Fenny menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi remaja putri memiliki beberapa manfaat utama.
Pertama, mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan yang mungkin tidak disadari, seperti anemia, gangguan gizi, atau masalah reproduksi.
Kedua, mencegah penyakit dengan edukasi terkait gaya hidup sehat, pola makan bergizi, dan cara menghindari penyakit.
Ketiga, mengurangi risiko kesehatan reproduksi, termasuk mencegah kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, dan gangguan reproduksi lainnya.
“Program pemeriksaan kesehatan gratis di pesantren merupakan investasi penting untuk masa depan para remaja putri,” tambah dr. Fenny.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Politeknik Kesehatan Aisyiyah, Dewan Penasihat KH Nur Annas, serta seluruh peserta dan tenaga kesehatan yang terlibat.***








