DPP LDII Ingatkan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Arus Media Sosial

ldiikabbandung.or.id — Derasnya arus informasi di media sosial menjadi tantangan bagi generasi muda dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.

Ketua DPP LDII Ibnu Anwarudin mengingatkan pentingnya literasi digital, sikap kritis, dan etika berkomunikasi agar pemuda tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Ibnu menilai semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tetap relevan di tengah disrupsi teknologi dan polarisasi sosial.

Menurutnya, generasi muda perlu mampu mengelola perbedaan, membangun kerja sama lintas kelompok, serta berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat tanpa kehilangan prinsip hidup.

“Pemuda jangan hanya bangga menjadi bagian dari kelompoknya sendiri. Mereka merupakan bagian dari solusi bangsa, mampu mengelola perbedaan, dan bekerja sama dengan berbagai kalangan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujar Ibnu dalam keterangan yang dipublikasikan DPP LDII.

Tabayun dan Etika Bermedia Sosial

Ibnu mengingatkan bahwa kecepatan penyebaran informasi menuntut generasi muda lebih cermat dalam menerima dan membagikan konten.

Salah satu langkah yang perlu dibiasakan ialah tabayun, yakni memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Sikap tersebut penting, terutama ketika berhadapan dengan isu sensitif yang dapat memicu kesalahpahaman atau konflik. Perbedaan pendapat, menurutnya, tidak semestinya menjadi alasan untuk menghina, merendahkan, atau memusuhi pihak lain.

Ia juga mendorong pemuda menyampaikan pendapat secara santun, menghormati hak orang lain, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Literasi digital perlu berjalan bersama kedewasaan berpikir dan penguatan karakter agar media sosial dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif.

Dalam konteks pembinaan generasi muda, LDII menanamkan enam tabiat luhur, yaitu rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan kerja keras.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai materi pembinaan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital.

KETUA DPP LDII OKK
Ketua DPP LDII Ibnu Anwarudin (LINES)

Karakter dan Kompetensi sebagai Bekal Pemuda

Selain literasi digital, Ibnu menekankan pentingnya penguatan karakter, kompetensi, kepemimpinan, dan kemandirian ekonomi.

Menurutnya, pembinaan pemuda tidak cukup diukur dari keaktifan dalam organisasi, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Generasi muda perlu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan perubahan zaman, termasuk kemampuan memanfaatkan teknologi, membaca peluang, dan beradaptasi dengan perkembangan ekonomi.

Ibnu menilai kewirausahaan dapat menjadi salah satu jalur kontribusi pemuda. Bekerja sebagai karyawan merupakan pilihan yang terhormat, sedangkan membangun usaha juga membuka peluang untuk menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

Ia mendorong pemuda membangun kompetensi dan integritas agar mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknologi, dan ekonomi hingga kegiatan sosial serta pelayanan publik.

Pembinaan yang Adaptif dan Kolaboratif

Ibnu menambahkan, organisasi perlu menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, mengembangkan gagasan, membangun jejaring, dan melatih kepemimpinan.

Pola pembinaan pun perlu menyesuaikan perkembangan zaman dengan memberi ruang dialog, kreativitas, dan pengalaman mengambil keputusan.

Kolaborasi antara generasi senior dan junior juga dinilai penting. Pengalaman para senior dapat dipadukan dengan gagasan serta kemampuan adaptasi generasi muda untuk menjawab tantangan yang terus berkembang.

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, pesan tersebut menegaskan bahwa menjaga persatuan tidak hanya dilakukan melalui slogan, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari.

Pemuda dapat mengambil peran dengan memeriksa informasi sebelum membagikannya, menghormati perbedaan, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan karakter yang kuat dan kecakapan digital yang memadai, generasi muda diharapkan mampu menjadikan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, membangun kolaborasi, dan memperkuat persatuan bangsa.

Sementara itu, di Kabupaten Bandung, Ketua DPD LDII, Drs. H. Didin Suyadi, mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, kedisiplinan, dan karakter luhur.

Menurutnya, generasi penerus perlu terus mengembangkan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Pesan tersebut sejalan dengan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya cakap menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial, mampu menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.***

admin

admin

LINES DPD LDII KABUPATEN BANDUNG — humas LDII dalam pelurusan informasi, penyebaran berita Karya, Kontribusi dan Komunikasi PAC, PC, dan DPD.

Artikel Terkait:

Hari Santri 2026, DPP LDII Tekankan Tiga Bekal Generasi Menuju Indonesia Emas

DPP LDII menekankan tiga bekal santri menuju Indonesia Emas 2045, yakni alim-fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri. LDII Kabupaten Bandung turut berpartisipasi dalam upacara Hari Santri di Soreang.

Hari Santri Nasional 2026, Peran Pesantren LDII dalam Pembinaan Generasi Muda

Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum menyoroti peran pesantren dalam pendidikan, pembentukan karakter, dan pembinaan generasi muda.

Leave a Reply

Artikel Pilihan

Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

  • 314 views
Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

  • 264 views
Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

  • 258 views
Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

  • 183 views
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

  • 297 views
Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini

  • 300 views
Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini