Ketum LDII: Kampanye LGBT Harus Dilawan, Bisa Merusak Masa Depan Umat Manusia

Jakarta (9/12). Kampanye kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang telah masuk ranah politik di Amerika Serikat dan Eropa telah menyebar ke seluruh dunia. Singapura menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang mencabut larangan kriminalisasi terhadap aktivitas LGBT. Negara itu menyusul Thailand dan Filipina yang mengakui aktivitas LGBT.

“Kekhawatiran kami, LGBT yang dikampanyekan secara massif oleh kelompok-kelompok liberal meningkatkan penerimaan generasi muda terhadap LGBT,” tutur Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Menurut dia, masalah LGBT bukan hanya persoalan agama dan etika, tapi sudah menyentuh politik elit global. Makin banyak praktik perkawinan LGBT, makin mengancam eksistensi manusia, “Saat ini negara-negara maju dipusingkan oleh rakyatnya yang memandang lembaga pernikahan adalah beban, lalu ditambah LGBT,” keluhnya.

KH Chriswanto menegaskan, LGBT mampu merusak pribadi generasi muda, “Anda bisa membayangkan, seorang anak yang bangun pagi mendapati orangtuanya laki-laki semua atau perempuan semua. Di sinilah akan terjadi kekacuan dalam pola pendidikan moral anak, kita belum sampai berbicara masalah larangan Allah dalam berbagai agama terkait praktik LGBT, yang sudah pasti diharamkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, LGBT bukanlah budaya bangsa Indonesia yang terbiasa dengan komunalisme. LGBT adalah budaya impor yang menyanjung kebebasan individu, “Jadi tidak selaras dengan agama dan budaya bangsa Indonesia,” tuturnya. Ia berharap, televisi dan media-media penyiaran juga menyaring propaganda LGBT, “Ini agar anak-anak muda tidak menganggap menjadi LGBT adalah sesuatu yang keren dan bagian dari humanisme,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII KH Aceng Karimullah menegaskan, mencegah prilaku menyimpang LGBT harus dimulai dengan menjaga keimanan diri sendiri.

BACA JUGA;  Generasi Muda LDII Magetan Berjaya di Ajang Nasional: Wisnu Praja Ramadhani Raih Juara 1 Piala Panglima TNI 2024

Islam melarang praktek LGBT, karena menjadi ketetapan Allah dan Rasul. Senada dengan KH Chriswanto, menurut Kyai Aceng, kegunaan agama adalah menjaga keberlangsungan manusia. Bermula dari Adam dan Hawa dan berkembang sampai sekarang. “Tindakan LGBT dari situ sudah bertentangan dengan agama. Bahkan dari segi kesehatan menjadikan penyakit, yang sebelumnya tidak ada menjadi merajalela akibat dari perbuatan menyimpang,” ujarnya.

Untuk tindakan preventif fenomena LGBT, ia menambahkan, bahwa umat Islam harus berpegang teguh kepada Alquran dan Alhadits, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. “Jika lingkungan sendiri dan keluarga sudah kuat dan bersih, maka akan berkembang untuk menyelamatkan kemanusiaan,” ujarnya. Jika tidak bisa, maka yang mengerikan adalah timpaan azab yang merata. “Ketika ada kemaksiatan tidak dihentikan, maka akan menimpa pelaku dan orang di sekitarnya,” ujarnya.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam pidatonya mengenai melawan kampanye LGBT
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam nasehatnya mengenai melawan kampanye LGBT

Maraknya propaganda negara Barat yang ingin melegalisasi LGBT bahkan hingga ke Indonesia, KH Aceng mengatakan hal itu perlu didoakan agar rakyat tidak terpengaruh dekadensi moral. “Otoritas yang pemerintah miliki, dengan kemauan bersama, harusnya mampu menangkal propaganda tersebut.”

Secara personal, membentengi hal tersebut dimulai dari menjaga pergaulan. Salah satunya dengan menjaga ketakwaan dan keimanan diri dan keluarga. “Saat ini adalah tugas orang tua mengawasi anaknya baik perempuan maupun laki-laki yang remaja agar tidak terjerumus ke pergaulan menyimpang,” ujar KH Aceng.

Ia mengimbau, sudah seharusnya generasi muda menambah fokus dalam bidang keilmuan, baik agama maupun duniawi. Menurutnya LDII telah memiliki kurikulum bimbingan untuk kegiatan sehari-hari, sehingga kegiatan para generasi muda tidak terbuang percuma. “Penambahan ilmu tersebut agar mereka tidak terbawa negatif. Mudah-mudahan pada 2045, pemegang otoritas itu adalah orang-orang yang bertakwa yang harus dipersiapkan dari sekarang ini,” katanya.

  • admin

    admin

    LINES DPD LDII KABUPATEN BANDUNG — humas LDII dalam pelurusan informasi, penyebaran berita Karya, Kontribusi dan Komunikasi PAC, PC, dan DPD.

    Artikel Terkait:

    KH Chriswanto, Ibu Berdaya Kunci Lahirkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

    Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan ibu berdaya berperan penting mencetak generasi unggul. Peringatan Hari Ibu 2025 menjadi momentum penguatan peran perempuan menuju Indonesia Emas 2045.

    Ayo Ikuti LDII Ngaji Akhir Tahun x Generus Menanam Pohon

    3 video terbaik berkesempatan mendapatkan merchandise eksklusif LINES Indonesia!

    Tinggalkan Balasan

    Artikel Pilihan

    Pengajian Akhir Tahun LDII Ciamis Bekali Generus Jiwa Wirausaha Berbasis Ibadah

    • By admin
    • Januari 2, 2026
    • 49 views
    Pengajian Akhir Tahun LDII Ciamis Bekali Generus Jiwa Wirausaha Berbasis Ibadah

    PC LDII Majalaya Dorong Generasi Penerus Alim, Faqih, dan Berkarakter Luhur

    • By admin
    • Desember 30, 2025
    • 38 views
    PC LDII Majalaya Dorong Generasi Penerus Alim, Faqih, dan Berkarakter Luhur

    Ayo Ikuti LDII Ngaji Akhir Tahun x Generus Menanam Pohon

    • By admin
    • Desember 21, 2025
    • 32 views
    Ayo Ikuti LDII Ngaji Akhir Tahun x Generus Menanam Pohon

    Dukung Pembinaan Generus Lewat Beladiri Silat, PC LDII Rancaekek Siapkan Padepokan PERSINAS ASAD

    • By admin
    • Desember 14, 2025
    • 21 views
    Dukung Pembinaan Generus Lewat Beladiri Silat, PC LDII Rancaekek Siapkan Padepokan PERSINAS ASAD

    Malam Penganugerahan dan Apresiasi Bagi PC–PAC LDII Kabupaten Bandung di Capacity Building Pangandaran

    • By admin
    • Desember 13, 2025
    • 20 views
    Malam Penganugerahan dan Apresiasi Bagi PC–PAC LDII Kabupaten Bandung di Capacity Building Pangandaran

    LDII Cimahi Gelar Festival Tahfidz, 21 Santri Cilik Unjuk Hafalan Al-Quran

    • By admin
    • Desember 4, 2025
    • 16 views
    LDII Cimahi Gelar Festival Tahfidz, 21 Santri Cilik Unjuk Hafalan Al-Quran