LDII Kabupaten Bandung Apresiasi Capaian Pembangunan Dadang Supriatna-Ali Syakieb

SOREANG, ldiikabbandung.or.id – DPD LDII Kabupaten Bandung mengapresiasi capaian pembangunan yang diraih Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb.

Apresiasi tersebut disampaikan H. Setyanto, S.Sos., yang mewakili DPD LDII Kabupaten Bandung dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (17/8/2026).

Setyanto menilai berbagai program dan capaian yang disampaikan Bupati Dadang Supriatna dalam amanatnya menunjukkan adanya upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan Kabupaten Bandung.

Dalam amanatnya, Dadang mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan menjadi “pahlawan kekinian” melalui kontribusi nyata sesuai peran masing-masing.

Menurut Dadang, pahlawan kekinian dapat hadir di keluarga, lingkungan tempat tinggal, tempat kerja maupun sekolah. Peran tersebut dapat dijalankan orang tua, guru, tenaga kesehatan, pelayan masyarakat, petani, buruh, pedagang, pengusaha, pemuda, pelajar hingga mahasiswa dengan selalu menjaga kejujuran, melakukan kebaikan dan memberikan kebermanfaatan.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bandung terus menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air dengan menjaga persatuan, menghargai kebinekaan, mencintai produk lokal, menjaga lingkungan, membayar pajak, mematuhi peraturan, serta berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Paparkan Capaian Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dadang memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Bandung yang mengalami peningkatan.

Berdasarkan data BPS Kabupaten Bandung, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai 75,58. Angka harapan hidup mencapai 75,70 tahun.

Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperluas akses pelayanan melalui pembangunan dan optimalisasi fasilitas kesehatan. Sejumlah rumah sakit daerah telah beroperasi, termasuk RSUD Bedas Kertasari dan RSUD Oto Iskandar Di Nata (Otista) di Soreang.

Cakupan jaminan kesehatan masyarakat juga disebut telah mencapai 96,57 persen.

Di bidang pendidikan, harapan lama sekolah penduduk usia tujuh tahun ke atas pada 2025 mencapai 12,99 tahun. Sementara rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas mencapai 9,40 tahun.

Pemkab Bandung menargetkan pembangunan 28 unit SMP negeri. Sebanyak 16 unit telah rampung, sedangkan 12 unit lainnya masih dalam proses.

Kabupaten Bandung juga memperoleh empat lokasi Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan.

Empat lokasi tersebut di antaranya berada di Ciwidey, Soreang, serta Dayeuhkolot. Program tersebut diharapkan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dadang menegaskan Kabupaten Bandung tidak boleh membiarkan anak kehilangan kesempatan bersekolah akibat keterbatasan ekonomi maupun akses.

Tekan Kemiskinan dan Stunting

Pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Bandung pada 2025 tercatat 6,68 persen.

Sementara persentase penduduk miskin berada di angka 6,04 persen atau sekitar 236 ribu orang. Angka tersebut turun 0,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemkab Bandung terus mendorong berbagai program untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, termasuk bantuan sosial, Rutilahu, pelatihan berbasis kompetensi, pemberdayaan petani muda, business matching, serta pelatihan keterampilan.

Dalam program Rutilahu, Pemkab Bandung menargetkan perbaikan rumah berdasarkan kelompok desil. Anggaran yang disiapkan disebut mencapai Rp40 juta untuk desil 1, Rp30 juta untuk desil 2, dan Rp20 juta untuk desil 3.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menangani sekitar 45.000 unit rumah yang masih membutuhkan perbaikan.

Sementara dalam penanganan stunting, prevalensi stunting Kabupaten Bandung pada 2024 tercatat 24,1 persen, turun 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dadang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mempercepat penurunan stunting.

Ia mengajak seluruh pihak mendukung pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung. Program tersebut kini didukung 556 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 31 kecamatan.

Normalisasi Sungai

Selain pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, Dadang juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah Kabupaten Bandung.

Ia menyebut kolaborasi pentahelix telah dilakukan di hampir 12 kecamatan untuk mendukung normalisasi sungai dan anak-anak sungai, termasuk Sungai Citarum.

Menurut Dadang, persoalan banjir membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena dampaknya dirasakan langsung masyarakat, terutama saat musim hujan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat yang ikut terlibat dalam upaya normalisasi sungai.

Menuju Indonesia Emas 2045

Dadang menegaskan pembangunan Kabupaten Bandung harus terus diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah pusat menuju Indonesia Emas 2045.

Pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas manusia, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, pemerataan kesejahteraan, penguatan infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, pengembangan sektor pertanian serta industri kreatif, hingga pengelolaan sumber daya alam secara bijak.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi bagian dari pembangunan dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Pada bagian akhir amanatnya, Dadang mengingatkan jajaran ASN Kabupaten Bandung agar menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat.

“Kita adalah sebagai pelayan, bukan sebagai raja. Kita harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, dengan tulus dan ikhlas demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Dadang.

LDII Apresiasi Pembangunan Kabupaten Bandung

Setyanto yang hadir mewakili DPD LDII Kabupaten Bandung bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam lainnya mengapresiasi arah pembangunan yang disampaikan Bupati Bandung.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia berharap berbagai capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

LDII Apresiasi Pembangunan Kabupaten Bandung Setyanto
H. Setyanto, S.Sos. (kedua dari kiri) /LINES

“DPD LDII Kabupaten Bandung mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan Bupati Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb. Semoga capaian ini terus ditingkatkan melalui kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat, sehingga pembangunan Kabupaten Bandung semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, dan visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” kata Setyanto.

admin

admin

LINES DPD LDII KABUPATEN BANDUNG — humas LDII dalam pelurusan informasi, penyebaran berita Karya, Kontribusi dan Komunikasi PAC, PC, dan DPD.

Artikel Terkait:

Empat Tahun Digelar, Kerja Bakti Nasional LDII Perkuat Gotong Royong dan Nasionalisme

Kerja Bakti Nasional LDII bertajuk “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri” digelar serentak di Indonesia untuk memperkuat gotong royong, nasionalisme, dan kepedulian lingkungan.

Hilal Rabiul Awal Tak Terlihat, Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kabupaten Bandung Uji Seestar S30

Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kabupaten Bandung mengamati hilal Rabiul Awal 1448 H dengan Seestar S30. Hilal tak terlihat karena tertutup awan.

Leave a Reply

Artikel Pilihan

Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

  • 200 views
Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

  • 150 views
Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

  • 154 views
Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

  • 88 views
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

  • 198 views
Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini

  • 198 views
Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini