Noneng Komara Nengsih: Anak Berkebutuhan Khusus Memiliki Hak yang Sama untuk Tumbuh, Berkembang, dan Mandiri

ldiikabbandung.or.id — Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Dekranasda Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut disampaikan Noneng saat menjadi narasumber dalam kegiatan hybrid, webinar bertema Dukungan Keluarga dan Lingkungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, “Orangtua hebat untuk Anak istimewa”, yang diselenggarakan Biro PPKK DPW LDII Jawa Barat di Griya Aulia Jatinangor (GAJ), Kabupaten Sumedang, Minggu (19/7/2026).

Dalam paparannya, Noneng mengaku amanah sebagai Kepala Dinas Sosial merupakan tantangan besar setelah puluhan tahun mengabdi di bidang ekonomi dan investasi.

Ia menyadari bahwa persoalan sosial di Jawa Barat sangat kompleks, mulai dari kemiskinan, bencana, perdagangan orang, hingga perlindungan bagi kelompok rentan, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Selama lebih dari 30 tahun saya berkecimpung di bidang ekonomi. Ketika dipercaya memimpin Dinas Sosial, saya melihat begitu banyak persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai sekitar 52 juta jiwa, tantangan pelayanan sosial pun semakin besar.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan perlindungan serta pelayanan yang optimal bagi seluruh warga.

Menurut Noneng, orang tua yang dianugerahi anak berkebutuhan khusus merupakan pribadi-pribadi yang dipercaya Allah SWT untuk mengemban amanah yang mulia.

“Saya meyakini setiap amanah diberikan kepada orang yang mampu menjalaninya. Orang tua yang memiliki anak istimewa adalah orang-orang pilihan yang dipercaya mampu mendampingi dan membimbing anak-anaknya,” katanya.

Dukungan Lingkungan Sangat Menentukan

Noneng menegaskan bahwa keberhasilan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus tidak hanya bergantung pada orang tua. Peran saudara kandung, kakek dan nenek, sekolah, tetangga, hingga masyarakat sekitar sangat menentukan proses adaptasi dan kemandirian anak.

“Orang tua memang menjadi pendamping utama. Namun keluarga besar, lingkungan sekitar, dan masyarakat juga harus mampu menciptakan ruang yang aman, nyaman, serta menerima keberadaan mereka tanpa diskriminasi,” jelasnya.

Ia menilai masih banyak kasus perundungan (bullying) maupun kekerasan terhadap anak yang justru terjadi di lingkungan terdekat. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menerima perbedaan harus terus diperkuat.

Apresiasi Budaya Kepedulian Warga LDII

Dalam kesempatan tersebut, Noneng juga mengapresiasi budaya kepedulian sosial yang tumbuh di lingkungan LDII.

Menurutnya, kebiasaan saling mengenal dan memperhatikan sesama warga merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam membangun masyarakat yang peduli.

“Saya melihat di organisasi dakwah seperti ini, ketika ada warga LDII yang tidak hadir dalam kegiatan, biasanya langsung ditanyakan kabarnya. Budaya saling peduli seperti ini sangat penting agar tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi persoalan hidup,” tuturnya.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan sebagian masyarakat perkotaan yang cenderung individualistis sehingga berbagai persoalan sosial kerap terlambat diketahui.

Noneng berpendapat, budaya kepedulian yang tumbuh di tengah warga LDII merupakan modal sosial yang perlu terus dipertahankan sebagai bentuk penguatan ukhuwah sekaligus perlindungan sosial di lingkungan masyarakat.

Dorong Penguatan Layanan Sosial

Di akhir paparannya, Noneng mendorong organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, untuk terus memperkuat layanan sosial bagi anak berkebutuhan khusus melalui pendampingan keluarga, pendidikan, pembinaan karakter, hingga pengembangan fasilitas yang ramah disabilitas.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat akan memperkuat upaya menghadirkan lingkungan yang inklusif sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus.

“Semoga semakin banyak pihak yang bersama-sama membangun sistem pendampingan yang berkelanjutan, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh mandiri, percaya diri, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.***

admin

admin

LINES DPD LDII KABUPATEN BANDUNG — humas LDII dalam pelurusan informasi, penyebaran berita Karya, Kontribusi dan Komunikasi PAC, PC, dan DPD.

Artikel Terkait:

Bunda Juju Sukma: Terima Anak sebagai Amanah, Fokus Kembangkan Potensinya

ldiikabbandung.or.id — DPW LDII Provinsi Jawa Barat menggelar webinar bertema “Dukungan Keluarga dan Lingkungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Orang Tua Hebat untuk Anak Istimewa” di Graha Aulia Jatinangor (GAJ), Kabupaten…

DPW LDII Jabar Gelar ‘Orang Tua Hebat untuk Anak Istimewa’, Tegaskan Hak Sama ABK untuk Berkembang

DPW LDII Jabar gelar kegiatan ‘Orang Tua Hebat untuk Anak Istimewa’. Ketua DPW LDII Jabar tegaskan anak berkebutuhan khusus punya hak sama untuk berkembang.

Leave a Reply

Artikel Pilihan

Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

  • 145 views
Cetak Generasi Berkarakter, PC LDII Margaasih Gelar Evaluasi Generus Kolaborasi 3 Kecamatan

Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

  • 98 views
Isi Liburan Sekolah, PAC LDII Banyusari Tanamkan 29 Karakter Luhur Lewat Asrama Caberawit

Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

  • 104 views
Ketum LDII Apresiasi Permata CAI 2026, Tegaskan Pembinaan Generasi Unggul Kunci Indonesia Emas 2045

Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

  • 51 views
Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jatim Bangun Regenerasi Berjenjang, Siapkan Generasi Unggul Sejak Usia Dini

Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

  • 167 views
Bangun Kekompakan Usai Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar Tasyakur di Ciparay

Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini

  • 159 views
Generus LDII Margaasih Raih Juara Umum FORSTRI 2026, Bukti Pembinaan Karakter Sejak Dini